Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor parkir saat menghadiri Sosialisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di salah satu hotel Kota Solo, Senin (19/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

SOLO, solotrust.com - Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor parkir. Sosialisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha dan pengelola parkir mengenai ketentuan perpajakan daerah.
 
Hal itu disampaikan Astrid Widayani saat menghadiri Sosialisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) di salah satu hotel Kota Solo, Senin (19/10/2026). Menurutnya, Solo sebagai kota bisnis dan pusat berbagai aktivitas ekonomi memiliki potensi pendapatan dari sektor parkir yang perlu dioptimalkan. Karena itu, sosialisasi penting dilakukan agar para pelaku usaha dan pengelola parkir memahami ketentuan berlaku serta mendukung peningkatan penerimaan daerah.
 
“Kami mendukung program yang disediakan oleh pemerintah kota (Pemkot), khususnya sosialisasi terkait pajak dan jasa parkir. Mudah-mudahan ini bisa lebih dipahami sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memaksimalkan potensi PAD dari jasa parkir,” kata Astrid Widayani.
 
Ia menilai, optimalisasi penerimaan daerah tak cukup hanya dengan penerapan aturan, namun juga perlu diiringi komunikasi dua arah antara pemerintah dan para pelaku pengelolaan parkir. Aspirasi serta kendala dihadapi pengelola dan juru parkir di lapangan perlu didengarkan agar kebijakan dapat dipahami dan dijalankan bersama.
 
“Diskusi ini dua arah, pemerintah dan aspirasi dari para pengelola parkir, dari juru parkir yang sudah ada. Dengan adanya sosialisasi, harapannya bisa menjadi satu pemahaman bagi pemerintah kota terkait pajak dan jasa parkir,” jelas Astrid Widayani.
 
Pihaknya berharap, sosialisasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sehingga pengelolaan parkir di Kota Solo semakin tertata. Peningkatan pemahaman dan kepatuhan wajib pajak diharapkan mampu mengoptimalkan penerimaan daerah yang selanjutnya dapat mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.