Ilustrasi uang (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

SEMARANG, solotrust.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Penetapan UMK 2022 mendasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan di mana formula perhitungan dan datanya sudah baku.

Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) mendasari perhitungan formula dari PP 36/2021 pasal 26 dan  angka dari BPS sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan RI kepada Para Gubernur se-Indonesia No. B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.

Gubernur menekankan, upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun. Sementara bagi pekerja di atas satu tahun atau lebih melalui penghitungan Struktur dan Skala Upah (SUSU) dengan memerhatikan minimal inflasi sebesar 1,28 persen dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen.

 Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, minimal penambahan upahnya Rp63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp40.946,29.

“Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK agar menjadi perhatian semuanya,” katanya dalam siaran pers, Rabu, 1 Desember 2021.

Ganjar Pranowo menegaskan untuk perusahaan-perusahaan yang tidak terdampak pandemi Covid-19 tentu kenaikannnya di atas angka tersebut.

“Beberapa perusahaan besar telah menyatakan kesanggupan untuk memberikan kenaikan upah lebih dari sepuluh persen, bahkan 15 persen,” ungkapnya.

Adapun untuk memberikan kepastian besaran upah bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) hari ini juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 561/0016770 tentang Struktur dan Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022 ditujukan kepada bupati/wali kota dan pimpinan perusahaan se-Jawa Tengah.

Surat edaran ini dimaksudkan memberikan kepastian hukum bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih.

Dalam SE terdapat instruksi agar bupati/wali kota memastikan perusahaan menyusun SUSU dengan menugaskan dinas tenaga kerja melakukan pendampingan dan pemantauan.

Sementara kepada pengusaha diwajibkan menyampaikan hasil penyusunan SUSU kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah melalui dinas yang membidangi ketenagakerjaan kabupaten/kota paling lambat 31 Desember 2021 dalam bentuk surat pernyataan.

"Pekerja yang baru masuk bekerja tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun. Hal ini untuk memberikan rasa keadilan bagi pekerja sekaligus penghargaan atas pengabdian dari para pekerja kepada perusahannya,” tegas Ganjar Pranowo.

Daftar UMK 35 Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2022

Kabupaten Cilacap                  Rp2.230.731,50

Kabupaten Banyumas             Rp1.983.261,84

Kabupaten Purbalingga           Rp1.996.814,94

Kabupaten Banjarnegara         Rp1.819.835,17

Kabupaten Kebumen               Rp1.906.781,84

Kabupaten Purworejo              Rp1.911.850,80

Kabupaten Wonosobo             Rp1.931.285,33

Kabupaten Magelang              Rp2.081.807,18

Kabupaten Boyolali                 Rp2.010.299,30

Kabupaten Klaten                    Rp2.015.623,36

Kabupaten Sukoharjo              Rp1.998.153,18

Kabupaten Wonogiri                Rp1.839.043,99

Kabupaten Karanganyar          Rp2.064.313,20

Kabupaten Sragen                   Rp1.839.429,56

Kabupaten Grobogan               Rp1.894.032,10

Kabupaten Blora                       Rp1.904.196,69

Kabupaten Rembang                Rp1.874.322,05

Kabupaten Pati                         Rp1.968.339,04

Kabupaten Kudus                     Rp2.293.058,26

Kabupaten Jepara                    Rp2.108.403,11

Kabupaten Demak                    Rp2.513.005,89

Kabupaten Semarang              Rp2.311.254,15

Kabupaten Temanggung          Rp1.887.832,11

Kabupaten Kendal                    Rp2.340.312,28

Kabupaten Batang                    Rp2.132.535,02

Kabupaten Pekalongan             Rp2.094.646,19

Kabupaten Pemalang              Rp1.940.890,41

Kabupaten Tegal                     Rp1.968.446,34

Kabupaten Brebes                  Rp1.885.019,39

Kota Magelang                       Rp1.935.913,27

Kota Surakarta                       Rp2.035.720,17

Kota Salatiga                          Rp2.128.523,19

Kota Semarang                      Rp2.835.021,29

Kota Pekalongan                    Rp2.156.213,77

Kota Tegal                              Rp2.005.930,52