Pengukuhan Pengurus Pusat dan Rapat Tahunan Pengurus Tahun 2026 Ikatan Alumni Boyolali (IKA-Boy) di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (30/05/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
BOYOLALI, solotrust.com – Didik Haryadi resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Boyolali (IKA-Boy) periode 2025-2029 dalam acara Pengukuhan Pengurus Pusat dan Rapat Tahunan Pengurus Tahun 2026 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (30/05/2026).
Kegiatan dihadiri sekira seratus peserta, terdiri atas jajaran dewan pembina, dewan pengawas, pengurus, serta alumni Boyolali dari berbagai daerah di Indonesia. Pengukuhan dilakukan sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Ketua Umum Nomor 001/KEP/KETUM/IKA-Boy/X/2025.
Dalam sambutannya, Didik Haryadi menegaskan IKA-Boy bukan sekadar organisasi paguyuban perantau asal Boyolali, melainkan wadah untuk menyatukan potensi masyarakat Boyolali yang tersebar di berbagai daerah agar dapat berkontribusi bagi kemajuan kampung halaman.
"Kita membuat ikatan ini tentunya dalam rangka bagaimana berkontribusi kepada masyarakat Boyolali dan bagaimana mengumpulkan potensi kawan-kawan yang memang asli dari Boyolali, baik di Jakarta, Semarang, Sumatra, Kalimantan maupun daerah lainnya," kata dia.
Anggota Komisi XI DPR RI itu menegaskan, arah pengembangan IKA-Boy ke depan adalah menjadi organisasi induk atau holding organization yang mampu mengonsolidasikan berbagai komunitas dan jaringan alumni Boyolali secara lebih terstruktur.
Menurutnya, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarsesama alumni, sehingga kontribusi yang diberikan kepada masyarakat Boyolali menjadi lebih terarah dan berdampak luas.
"Kita berharap Ikatan Alumni Boyolali ini bisa menyebar ke seluruh wilayah, sehingga yang berasal dari Boyolali dapat memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Boyolali dan tidak berjalan sendiri-sendiri," bilang Didik Haryadi.
Labih lanjut, ia menjelaskan, strategi pengembangan organisasi akan dilakukan dengan membentuk jaringan cabang di berbagai kota di Indonesia hingga luar negeri. Selain itu, IKA-Boy juga akan mendorong pembentukan chapter alumni berdasarkan perusahaan tempat bekerja maupun almamater sekolah masing-masing.
Pria asal Manggis, Mojosongo, Boyolali itu juga mengajak seluruh perantau asal Boyolali untuk bergabung dan berpartisipasi aktif dalam berbagai program organisasi.
"Kami akan bekerja sama dan sinergi dengan Pemerintah Daerah Boyolali. Kami bukan organisasi politik, tetapi untuk semua kalangan dan seluruh komponen masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina IKA-Boy, Susilo Siswoutomo, mengutarakan alumni Boyolali memiliki potensi besar sebagai silent power yang dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Ia berharap IKA-Boy mampu menjadi wadah yang menyatukan para pejabat negara, profesional, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat asal Boyolali untuk bersama-sama membangun daerah. Salah satu gagasan tengah disiapkan adalah pembangunan Boyolali Community Center di Jakarta dan Boyolali Activity Center di Boyolali.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Harian II IKA-Boy, Ibnu Hadyanto, menjelaskan selain pengukuhan pengurus, kegiatan juga diisi dengan rapat tahunan organisasi dan ceramah wawasan organisasi yang disampaikan Komaruddin Hidayat.
Melalui kepengurusan baru ini, IKA-Boy diharapkan semakin solid dalam menghimpun potensi para perantau asal Boyolali serta memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan masyarakat Boyolali. (jaka)
