Calon wakil presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka saat diwawancarai wartawan

SOLO, solotrust.com - Calon presiden (Capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka mempunyai strategi khusus untuk menarik para pemilih, mengingat visi misinya, yakni asta cita dinilai memperkuat program masa pemerintahan Presiden RI Joko Widodo. 
 
Gibran Rakabuming mengaku dirinya telah menyiapkan ide-ide segar untuk menarik para pemilih. 
 
"Ada, banyak (ide-ide segar). Nanti ya saya bocorin satu per satu," kata dia, saat ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (16/11/2023).
 
"Ya kan sudah saya bocorin nanti. Nanti ada lagi ya, sambil jalan ya. Nunggu masa kampanye saja ya," lanjut cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu. 
 
Gibran Rakabuming enggan membeberkan ide apa yang ia siapkan, namun hingga kini dirinya memang sudah melakukan safari politik di beberapa wilayah, di antaranya Jawa Tengah, Palembang, Lampung, hingga Bangka Belitung. 
 
Hasil safari politik yang dilakukannya, Gibran Rakabuming mengaku mendapat banyak saran dari warga yang ia kunjungi. 
 
"Banyak masukan, ya sudah saya tampung, sudah saya tulis. Masing-masing daerah pasti punya problemanya sendiri-sendiri. Sudah kami tampung semua," ungkapnya. 
 
Sebagai informasi, pasangan Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 memiliki visi misi disebut asta cita. Visi misi ini, di antaranya: 
 
1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).
 
2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
 
3. Meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
 
4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
 
5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
 
6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
 
7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
 
8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat adil dan makmur.