Ilustrasi (Foto: Pixabay-bere-moonlight0)
Solotrust.com - PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026. Keputusan ini berdampak pada harga Pertamax dan Pertamax Green 95 di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Indonesia.
Macam-Macam BBM di SPBU Pertamina
Pertamina memasarkan dua kategori BBM di SPBU:
1. BBM Subsidi (harga dijaga pemerintah)
- Pertalite (RON 90)
- Biosolar (CN 51) – untuk kendaraan diesel
2. BBM Nonsubsidi (harga mengikuti mekanisme pasar)
- Pertamax (RON 92)
- Pertamax Green 95 (RON 95)
- Pertamax Turbo (RON 98)
- Dexlite (CN 53)
- Pertamina Dex (CN 53)
Harga BBM Terbaru Hari Ini per 10 Juni 2026
Harga BBM Subsidi (Tidak Berubah)
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
Harga BBM Nonsubsidi (Mulai 10 Juni 2026)
- Pertamax (RON 92) semula Rp12.300 naik jadi Rp16.250 (+Rp3.950)
- Pertamax Green 95 (RON 95) semula Rp12.900 naik jadi Rp17.000 (+Rp4.100)
- Pertamax Turbo (RON 98) semula Rp20.750, kini Rp20.750 (Tetap)
- Dexlite semula Rp23.000, kini Rp23.000 (Tetap)
- Pertamina Dex semula Rp24.800, kini Rp24.800 (Tetap)
Catatan: Harga dapat berbeda di setiap provinsi akibat biaya distribusi. Sebagai contoh, wilayah Sumatra Barat dan Kalimantan Selatan menetapkan Pertamax seharga Rp17.000 per liter.
Alasan Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi
Penyesuaian harga ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi berkala dengan pemerintah. Beberapa faktor utama penyebab kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green, antara lain lonjakan harga minyak mentah dunia dalam beberapa bulan terakhir, serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Penyesuaian terhadap harga keekonomian sesuai formula ditetapkan pemerintah.
Kenaikan ini mengakhiri periode harga stabil yang bertahan lebih dari tiga bulan di tengah fluktuasi harga minyak global.
*) Berbagai Sumber
