Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali memperingati Hari Donor Darah Sedunia ke-22 dengan menggelar apel dan berbagai kegiatan penghargaan bagi pendonor darah sukarela di halaman Gedung Baru PMI Kabupaten Boyolali, Minggu (14/06/2026)
BOYOLALI, solotrust.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali memperingati Hari Donor Darah Sedunia ke-22 dengan menggelar apel dan berbagai kegiatan penghargaan bagi pendonor darah sukarela di halaman Gedung Baru PMI Kabupaten Boyolali, Minggu (14/06/2026).
Ketua PMI Kabupaten Boyolali, Sunarno, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pendonor darah selama ini secara sukarela mendonorkan darahnya demi kepentingan kemanusiaan.
“Setetes darah untuk kemanusiaan, berikan darah selamatkan kehidupan. Tema ini bukan sekadar tulisan, tetapi memiliki makna bahwa donor darah sangat penting untuk menyelamatkan kehidupan manusia,” kata Sunarno dalam sambutannya.
Disebutkan, kebutuhan darah di Kabupaten Boyolali saat ini mencapai 1.500 hingga 1.600 kantong darah setiap bulan. Kebutuhan tersebut didistribusikan ke 13 rumah sakit dan klinik di wilayah Boyolali dan sekitarnya.
Besarnya kebutuhan darah ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk berbuat kebaikan melalui donor darah sukarela yang manfaatnya sangat besar bagi sesama.
“Melalui donor darah, masyarakat dapat berpartisipasi langsung dalam misi kemanusiaan dan membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan,” kata Sunarno.
Dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia tahun ini, PMI Kabupaten Boyolali mengusung tema 'One Drop of Humanity, Give Blood, Save Lives' atau 'Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Berikan Darah Selamatkan Kehidupan'.
Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela guna menjaga ketersediaan stok darah, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan plasma, serta memperkuat nilai solidaritas kemanusiaan dan tanggung jawab bersama.
Selain itu, PMI Boyolali juga mendorong dukungan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan darah bagi masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, PMI Kabupaten Boyolali memberikan penghargaan kepada pendonor darah yang telah melakukan donor kesepuluh, ke-25, ke-50, hingga ke-75 kali.
Rangkaian kegiatan lainnya meliputi bakti sosial bagi pendonor darah serta talkshow menyasar para ketua OSIS SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Boyolali guna meningkatkan kesadaran generasi muda untuk menjadi pendonor darah pemula.
Sunarno berharap peringatan Hari Donor Darah Sedunia ke-22 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin dan sukarela demi kepentingan kemanusiaan.
“Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan sehingga dapat terus mendonorkan darah secara sukarela untuk membantu sesama,” pungkasnya. (jaka)
