Lebih Dekat dan Cepat! Warga Sukoharjo Sambut Positif Samsat Budiman BUMDes Mulur

SUKOHARJO, solotrust.com – Kehadiran layanan Samsat Budiman di BUMDes Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, memanen respons positif dari masyarakat wajib pajak. Inovasi pelayanan publik ini terbukti berhasil memangkas jarak dan waktu tempuh warga dalam mengurus kewajiban pajak kendaraan tahunan mereka.
 
 Manfaat nyata ini salah satunya dirasakan oleh Sekar Munawaroh, warga setempat. Ia mengaku, sebelum adanya fasilitas ini, dirinya harus meluangkan waktu ekstra dan menembus kemacetan jalan raya selama lebih dari 30 menit menuju Kantor Samsat Induk Sukoharjo.
 
 Namun kini, cerita lama itu berubah total. Waktu tempuhnya ter pangkas drastis menjadi kurang dari 10 menit saja menuju lokasi pembayaran di kantor BUMDes.
 
 "Layanannya sangat ramah dan cepat. Tidak perlu makan waktu lama karena di sini kita tidak perlu mengantre panjang," ungkap Sekar dengan nada puas usai menyelesaikan pembayaran pajak kendaraannya.
 
 Terobosan Inovatif Dekatkan Pelayanan hingga Tingkat Desa
 
 Kasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus Kasi RPLP UPPD Kabupaten Sukoharjo (Samsat Sukoharjo), Purwanto, S.P., M.M., menjelaskan bahwa Samsat Budiman (Samsat Badan Usaha Digital Mandiri) merupakan program inovatif besutan Bapenda Provinsi Jawa Tengah. Program ini dirancang khusus untuk mempermudah masyarakat melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan secara langsung di tingkat desa.
 
 Purwanto menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 17 titik BUMDes di wilayah Kabupaten Sukoharjo yang aktif berkolaborasi menjalankan layanan Samsat Budiman.
 
 "Kelebihan utamanya jelas pada faktor jarak yang jauh lebih dekat karena berada di Balai Desa atau kantor BUMDes. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi datang ke Samsat Induk. Ini menjadi salah satu terobosan strategis kami untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD)," terangnya.
 
 Prosedur pembayarannya pun sangat praktis dan tidak berbelit-belit. Wajib pajak yang ingin mengurus pajak tahunan cukup membawa dua dokumen utama, yakni KTP asli dan STNK asli.
 
 BUMDes Mulur: Kemitraan Tiga Tahun yang Bawa Dampak Ganda
 
 Di sisi lain, Sekretaris BUMDes Mulur, Eka Tri Kustantini, mengungkapkan bahwa kemitraan dengan Samsat Budiman di desanya telah berjalan konsisten dan harmonis selama lebih dari tiga tahun. Kerja sama ini menurutnya tidak hanya mempermudah warga desa, tetapi juga memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi eksistensi BUMDes itu sendiri.
 
 "Melalui kerja sama dengan Samsat Budiman ini, BUMDes Mulur jadi jauh lebih dikenal luas oleh masyarakat. Setiap harinya ada lebih dari 10 wajib pajak yang datang memanfaatkan layanan ini," ujar Eka.
 
 Untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan fleksibel bagi warga yang memiliki kesibukan kerja, BUMDes Mulur membuka pintu pelayanan setiap hari kerja.
 
 "Layanan Samsat Budiman di BUMDes Mulur beroperasi setiap hari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB," imbuhnya. 
Disisi lain Kepala Desa Mulur, Sugeng Riyadi menyampaikan, kehadiran Samsat Budiman ini memberikan dampak nyata pemasukan desa. Selain itu juga mempermudah akses warga untuk mendapatkan layanan pajak yang ramah dan cepat.
"Adanya samsat budiman di BUMDes Mulur ini juga menambah pendapatan desa,"pungkasnya.(nas)