MBG libur, serapan bulog tidak terpengaruh.
SUKOHARJO, solotrust.com- Libur sekolah dimulai, program makan bergizi gratis sementara waktu dihentikan, namun penghentian ini tidak berdampak pada penyerapan gabah di Kabupaten Sukoharjo.
​Sampai dengan pertengahan Juni ini, realisasi penyerapan gabah sudah menembus angka 9.000 ton. Capaian tersebut sudah mencapai 83 persen dari target yang ditetapkan tahun ini. Pihak Bulog Surakarta memastikan, penyerapan gabah hasil panen petani tetap berjalan rutin setiap harinya, langkah ini dilakukan untuk terus mendukung target swasembada pangan nasional.
​Gabah petani dibeli dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram. Hasil penyerapan ini kemudian disimpan dengan aman di gudang-gudang Bulog.
​Angka 83 persen di Sukoharjo ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata wilayah Soloraya lainnya. Meski musim kemarau diprediksi lebih panjang, Bulog tetap optimistis target penyerapan akan tercapai penuh.
“Tidak ada pengaruhnya sama sekali ke penyerapannya Bulog.” Kata Pimcab Bulog Surakarta, Nanang H.
Ia menambahkan, ​tidak hanya gabah, ketersediaan stok beras untuk masyarakat juga dipastikan sangat aman. Pasokan beras di seluruh wilayah Soloraya dipastikan cukup hingga akhir tahun 2026 mendatang. (nas)
