Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Boyolali periode 2025-2028 resmi dilantik. Pelantikan digelar di Pendapa Gedhe Pemerintah Kabupaten Boyolali, Rabu (01/07/2026) malam, menjadi momentum awal pengembangan generasi muda di Kabupaten Boyolali
BOYOLALI, solotrust.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Boyolali periode 2025-2028 resmi dilantik. Pelantikan digelar di Pendapa Gedhe Pemerintah Kabupaten Boyolali, Rabu (01/07/2026) malam, menjadi momentum awal pengembangan generasi muda di Kabupaten Boyolali.
Pengurus DPD KNPI Boyolali dilantik langsung Ketua DPD KNPI Jawa Tengah Casytha Arriwi Kathmandu dan disaksikan Bupati Boyolali Agus Irawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boyolali.
Acara juga dihadiri Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Boyolali, perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali yang memiliki keterkaitan dengan bidang kepemudaan, serta perwakilan DPD KNPI Soloraya.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Boyolali, M Alfi Cahyani mengatakan, pelantikan ini menjadi langkah awal bagi KNPI dalam mendorong peran pemuda menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Kelahiran KNPI adalah bukti kepekaan dan kepeloporan generasi muda dalam menjawab tantangan sejarah melalui semangat persatuan dan kesatuan serta mengonsolidasikan keberagaman potensi untuk mendukung pembangunan nasional,” kata M Alfi Cahyani.
Menurutnya, DPD KNPI Boyolali merupakan wadah berhimpun, kaderisasi, sekaligus ruang partisipasi bagi seluruh elemen pemuda di Kabupaten Boyolali. Karena itu, organisasi dituntut mampu merespons berbagai perubahan yang terjadi.
“Dibutuhkan keseragaman gerak antara DPD KNPI Kabupaten Boyolali dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali sehingga terwujud sinergitas,” ujar M Alfi Cahyani.
Usai pelantikan, pengurus baru KNPI Boyolali akan segera melakukan konsolidasi organisasi, termasuk memperkuat koordinasi di tingkat kecamatan maupun dengan berbagai organisasi kepemudaan. M Alfi Cahyani juga mengajak seluruh pengurus menjaga soliditas dan solidaritas agar roda organisasi dapat berjalan maksimal.
“Jaga soliditas dan solidaritas karena iklim organisasi sangat memengaruhi kinerja organisasi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jawa Tengah, Casytha Arriwi Kathmandu, mengingatkan pengurus baru agar tidak menjadikan musyawarah daerah (Musda) dan pelantikan hanya sebagai kegiatan seremonial.
Ia mengibaratkan KNPI sebagai sebuah kebun bunga yang harus terus dirawat dan dikembangkan. Menurut Casytha Arriwi Kathmandu, organisasi besar dengan banyak latar belakang pemikiran membutuhkan kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama.
“Organisasi besar banyak orang, banyak pemikiran, menjadi satu. Untuk itu butuh kebersamaan,” ujarnya.
Casytha Arriwi Kathmandu berharap ketua dan pengurus DPD KNPI Boyolali periode 2025-2028 mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pemuda di Kabupaten Boyolali.
Di tempat sama, Bupati Boyolali, Agus Irawan mengapresiasi kepengurusan baru DPD KNPI Boyolali. Ia berharap KNPI mampu menjalankan strategi organisasi secara nyata, mulai dari memperkuat konsolidasi, meningkatkan kaderisasi, hingga membangun karakter pemuda beriman, bermoral, cinta Tanah Air, dan memiliki semangat kebangsaan.
“KNPI juga harus mampu menjadi motor pemberdayaan pemuda di berbagai bidang, mulai pendidikan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, teknologi digital, lingkungan hidup, demokrasi, hukum, kebudayaan hingga ketahanan nasional,” kata Agus Irawan.
Pemerintah Kabupaten Boyolali berkomitmen membuka ruang kolaborasi bersama organisasi kepemudaan, termasuk KNPI. Pasalnya, pembangunan daerah tak akan berhasil tanpa partisipasi aktif generasi muda.
Karenanya, pemuda Boyolali harus menjadi generasi inovatif, produktif, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap menjunjung nilai budaya, gotong royong, toleransi, dan semangat kebangsaan.
Bupati juga berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan. Selain itu juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Boyolali lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Kepada seluruh pengurus KNPI yang baru dilantik, saya berpesan agar amanah ini tidak berhenti pada seremoni pelantikan semata. Buktikan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan pemuda, memberdayakan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Boyolali,” pungkasnya. (jaka)
