Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, M Syawalludin

BOYOLALI, solotrust.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan untuk memperingati, sekaligus memeriahkan hari jadi ke-179 Kabupaten Boyolali. Berbagai agenda bernuansa religi, budaya, dan festival seni akan digelar mulai 4 hingga 6 Juni 2026.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, M Syawalludin, mengatakan peringatan hari jadi Boyolali tahun ini dikemas berbeda dibanding tahun sebelumnya. 
 
“Boyolali adalah yang ke-179. Pemkab merapatkan dan menyiapkan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati, sekaligus memeriahkan hari jadi ke-179 Kabupaten Boyolali,” ungkapnya, Senin (18/05/2026). 
 
Rangkaian kegiatan diawali pada 4 Juni 2026 dengan khataman Alquran, berlangsung siang hingga sore hari. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan napak tilas di Sungai Tempuran usai salat magrib, sekaligus penyalaan obor atau penanda peringatan hari jadi.
 
Acara dirangkai dengan pertunjukan kesenian, di antaranya ketoprak dan sendratari. Selanjutnya pada 5 Juni 2026, Pemkab Boyolali melakukan ziarah ke makam Sunan Pandanaran atau Sunan Bayat di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Menurut M Syawalludin, kegiatan ini menjadi bentuk seremoni religius yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
 
“Biasanya kegiatan ini dilakukan sebelum hari jadi, tapi di 2026 pada hari H-nya diisi dengan ziarah. Tidak ada upacara besar yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN),” jelasnya.
 
Pemkab juga akan menggelar Merbabu Adventure Festival, dipusatkan di kawasan Simpang Siaga Boyolali. Festival ini sekaligus menjadi pembukaan rangkaian perayaan hari jadi ke-179 Kabupaten Boyalali.
 
Dalam Merbabu Adventure Festival akan ditampilkan berbagai atraksi seni dan budaya, termasuk penyalaan api, pertunjukan musik hingga penampilan kesenian tradisional. Kegiatan ini juga akan menghadirkan tamu undangan dari Disporapar Soloraya, kementerian, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD) hingga masyarakat umum.
 
Sementara itu, pada Sabtu, 6 Juni 2026, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan kirab budaya seperti pelaksanaan tahun sebelumnya. Kirab budaya ini diperkirakan kembali menjadi daya tarik masyarakat karena menampilkan beragam potensi seni dan budaya khas Boyolali. 
 
"Kirab budaya akan dilaksanakan pada malam hari, diawali seremoni di depan rumah dinas bupati. Rute kirab mulai dari rumah dinas bupati ke Timur hingga perempatan Seiko," tutup M Syawalludin. (jaka)