Terduga pelaku pembunuhan petani lanjut usia di Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Sragen diamankan pihak kepolisian setempat

SRAGEN, solotrust.com - Warga Dukuh Masaran RT 31, Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Sragen mendadak dihebohkan dengan peristiwa penyerangan berujung kematian. Petani lanjut usia (Lansia) bernama Sadimin, meninggal seketika usai ditikam menggunakan senjata tajam diduga oleh tetangganya sendiri, inisial S (35). 
 
Insiden berdarah itu terjadi ketika korban sedang melintas di depan rumah pelaku, Minggu (13/09/2026) pagi. Tanpa diduga, interaksi singkat di antara keduanya berujung aksi kekerasan fatal. 
 
Pelaku mendadak menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga membuat korban tersungkur tak bernyawa. Dugaan sementara, aksi nekat itu dipicu perselisihan pembagian air pengairan sawah di wilayah setempat. 
 
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudho Praseno mengatakan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku. 
 
"Terduga pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 07.00 WIB. Selanjutnya dibawa ke Polres Sragen untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.
 
Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan penusukan terhadap korban. Polisi masih terus mendalami motif, rangkaian kejadian serta memastikan seluruh fakta hukum berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti ditemukan.
 
Hasil penyelidikan dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya sebilah pisau dengan panjang bilah 19,5 sentimeter, lebar 4,2 sentimeter, panjang gagang 13 sentimeter, dan panjang keseluruhan sekitar 32,5 sentimeter. Polisi juga mengamankan sarung pisau berbahan kulit serta sejumlah pakaian yang berkaitan dengan korban dan terduga pelaku.
 
Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memastikan penyebab dan mekanisme kematian korban. (wah)