Pemkab Sragen meluncurkan program Masjid Preneur Fest 2026.
SRAGEN, solotrust.com – Guna mendorong pemberdayaan ekonomi umat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen meluncurkan program Masjid Preneur Fest 2026. Dibuka oleh Bupati Sigit Pamungkas, program ini akan menyediakan hadiah total 200 juta rupiah.
Orang nomor satu di Sragen ini menilai di tahun 2025, program Masjid Preneur memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan masjid mampu menghadirkan manfaat sosial melalui pengembangan usaha produktif yang dikelola secara profesional.
"Tujuan program ini adalah agar masjid memiliki amal usaha dan aktivitas ekonomi yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan masjid maupun meningkatkan kesejahteraan jamaah. Dengan demikian, keberkahan masjid tidak hanya bersifat individual, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata," ujar Sigit, Selasa (14/07/2026).
Ia menjelaskan, evaluasi pelaksanaan Masjid Preneur tahun lalu menunjukkan sejumlah masjid penerima program telah mampu menjalankan usaha produktif dengan baik. Oleh sebab itu, Pemkab Sragen memutuskan melanjutkan sekaligus memperluas cakupan program.
Pemkab menargetkan setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Sragen memiliki sedikitnya satu masjid yang mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.
"Tahun lalu ada sepuluh masjid yang mengikuti program. Di luar itu sebenarnya sudah ada beberapa masjid yang lebih dahulu berkembang, seperti Masjid Al Falah. Harapan kami gerakan ini semakin meluas sehingga manfaat kehadiran masjid benar-benar dirasakan masyarakat," jelasnya.
Pendaftaran Masjid Preneur 2026 dibuka mulai 12 Juli hingga 12 Agustus 2026. Seluruh peserta akan mengikuti bootcamp dan pendampingan penyusunan rencana bisnis sebelum dilakukan proses penilaian.
Pendampingan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Sekolah Bisnis Sragen (SBS), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama, Masjid Al Falah, Baznas Kabupaten Sragen, serta PT BPRS Sukowati Sragen.
Direktur Utama PT BPRS Sukowati Sragen, Fakhruddin Nur, menambahkan pihaknya bersama Baznas akan mendukung pembiayaan dan pendampingan usaha bagi peserta terpilih.
"Program Masjid Preneur juga mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari program percepatan akses keuangan daerah yang mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, " tambah Fakhruddin
Melalui program tersebut, Pemkab Sragen berharap semakin banyak masjid yang mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
