Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama sukses mencetak sejarah dengan berhasil meraih podium Grand Prix di Moto3 Brazil 2026, Minggu (22/03/2026) malam WIB. (Foto: Instagram/@veda_54)

Solotrust.com - Moto3 Brasil 2026 ditentukan lewat restart dramatis dengan lima lap tersisa, saat Maximo Quiles memimpin finis 1-2 untuk tim Aspar, Minggu (22/03/2026) malam WIB. Sementara itu, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses meraih podium Grand Prix pertamanya.

Melansir crash.net, Quiles sejatinya telah membangun keunggulan lebih dari empat detik sebelum balapan dihentikan pada lap ke-15. Ia memimpin dari posisi start ke-11 kemudian berubah menjadi pole position kedua setelah revisi grid.

Saat restart dimulai, Quiles langsung mempertahankan posisi terdepan. Namun kali ini ia mendapat tekanan lebih besar dari rekan setimnya, Marco Morelli yang menggunakan ban lebih lunak sehingga tampil lebih kompetitif dalam jarak pendek.

Meski terus ditekan, Quiles mampu menjaga keunggulan hingga garis finis dan mengamankan kemenangan dengan selisih tipis 0,143 detik. Ini menjadi kemenangan keempatnya musim 2026, sementara Morelli meraih podium Grand Prix pertamanya.

Di belakang duo Aspar, persaingan sengit terjadi dalam perebutan posisi terakhir podium. Alvaro Carpe sempat memimpin barisan, dengan Veda Pratama menjadi salah satu penantang utama. Memanfaatkan ban lebih lunak saat restart, Veda menemukan celah pada lap terakhir. Ia melancarkan manuver dari sisi dalam yang berhasil dipertahankan hingga finis.

Hasil ini membuat Veda Ega Pratama mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama meraih podium di ajang Grand Prix, hanya dalam penampilan keduanya di Moto3.

Guido Pini juga terlibat dalam pertarungan tersebut dan finis di posisi kelima untuk Leopard Racing. Rookie Rico Salmela menyusul di posisi keenam bersama Red Bull KTM Tech3, unggul atas rekan setimnya Valentin Perrone di posisi ketujuh.

Adrian Fernandez finis kedelapan untuk Leopard Racing, diikuti Casey O'Gorman di posisi kesembilan bersama SIC58 Squadra Corse. Sementara itu, Hakim Danish melengkapi posisi sepuluh besar setelah memulai balapan dari baris depan.

Kemenangan ini membawa Quiles ke puncak klasemen sementara dengan 45 poin, diikuti Morelli di posisi kedua dengan 28 poin. Veda naik ke posisi ketiga klasemen dengan 27 poin berkat podium tersebut, disusul Carpe di posisi keempat dengan 26 poin.

Sementara itu, pemenang seri pembuka di Thailand, Almansa, gagal finis di Goiânia dan tetap mengoleksi 25 poin, jumlah yang sama dengan Perrone.