Bupati Karanganyar Rober Christanto Menyerahkan Bantuan Bencana Alam Kepada Warga yang terdampak di di Pendopo Rumah Dinas Bupati , Selasa (17/03/2025)

KARANGANYAR,solotrust.com- Sebanyak 408 kepala keluarga yang terkena korban bencana alam mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar senilai Rp. 619.050.000 yang tersebar di  12 kecamatan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karanganyar bersama para camat kepada warga terdampak pada, Selasa (17/3/2026) pagi.

Usai penyerahan bantuan, Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menyampaikan, penyerahan bantuan yang diberikan Bupati kali ini adalah untuk periode Februari hingga Maret 2026. Pada penyerahan bantuan tersebut, warga juga menerima paket logistik yang disalurkan bersama Palang Merah Indonesia Kabupaten Karanganyar.

 “Kali ini kita menyerahkan bantuan bencana alam untuk periode Februari dan Maret sebanyak 408 KK. Selain dalam bentuk uang tunai,  juga ada logistik yang diserahkan dari PMI Kabupaten Karanganyar,” tandasnya

Dalam bantuan iniHendro menjelaskan, untuk besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kategori kerusakan yang dialami warga. Kategori kerusakan berat, bantuan diberikan sebesar Rp. 10 juta per penerima. Kategori kerusakan sedang berkisar antara Rp. 5 juta hingga Rp. 7 juta, sedangkan kategori ringan mendapatkan Rp. 1 juta. Bencana paling parah terjadi di wilayah Kecamatan Karangpandan, akibat peristiwa angin puting beliung yang terjadi pada awal Maret lalu.  

“Paling parah itu di Karangpandan, tindak lanjut dari kejadian puting beliung beberapa waktu lalu. Hampir 300 KK lebih terdampak dan sebagian besar kerusakannya fisik rumah,” ucap Hendro

BPBD Karanganyar juga meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlangsung. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga mendekati musim kemarau sekitar Mei mendatang.

Hendro menambahkan, sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama para relawan membentuk pos siaga bencana untuk memantau kondisi wilayah serta membantu penanganan jika terjadi bencana alam, pihaknya juga memasang rambu peringatan di sejumlah kawasan rawan longsor di wilayah pegunungan, seperti di Kecamatan Tawangmangu dan Ngargoyoso selain itu para petugas relawan juga disiagakan di jalur menanjak untuk membantu kelancaran pengguna jalan raya di dalam arus mudik lebaran nanti.(joe)