RSU PKU dr Soemowidagdo Boyolali, salah satu amal usaha Muhammadiyah untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat
BOYOLALI, solotrust.com - Organisasi Islam Muhammadiyah di Klaten Jawa Tengah menambah satu pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah di Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman mengatakan, Muhammadiyah akan terus memperkuat dakwah di bidang pelayanan kesehatan. Organisasi kemasyarakatan (Ormas) ini juga merintis rumah sakit premium. Muhammadiyah perlu memperluas layanan kesehatan di wilayah Indonesia bagian Timur.
“Merintis di wilayah Sorong, saat ini masih minim layanan kesehatan di sana. Peralatan hemodialisa masih minim, begitu juga dengan peralatan lainnya. Semangat dakwah akan memperkuat layanan kesehatan di wilayah Indonesia Timur,” katanya saat meresmikan RSU PKU Muhammadiyah di Sawit, Boyolali, Sabtu (07/09/2024).
Agus Taufiqurrahman berharap dibangunnya RSU PKU dr Soemowidagdo di Boyolali ini dalam memberikan layanan kesehatan sesuai standar dan tanpa diskriminasi.
Di lain sisi, Direktur RS PKU Soemowidagdo, Fery Ardi Kurniawan mengatakan, seluruh jajaran civitas hospitalia berkomitmen memberikan pelayan kesehatan terbaik berstandar Jaminan Kesehatan Nasional(JKN). Hanya, saat ini pihaknya belum bisa melayani pasien JKN karena harus menyiapkan akreditasi terlebih dulu.
“Kami terus intensif menambah pelayanan di samping yang sudah ada. Seperti pelayanan IGD 24 jam, pelayanan rawat inap, layanan laboratorium 24 jam, layanan radiologi, farmasi, dan beberapa poli spesialis yang sudah dibuka, termasuk penambahan dokter spesialis," urai Fery Ardi Kurniawan.
"Dalam waktu dekat ini, kami juga akan menyiapkan akreditasi rumah sakit agar bisa segera bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” tambahnya.
Ketua PCM Delanggu, Harun mengungkapan, RS PKU dr Soemowidagdo Boyolali merupakan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) keempat di bidang kesehatan dikelola PCM Delanggu.
PCM Delanggu saat ini mengelola lima rumah sakit, yakni RS PKU Muhammmadiyah Delanggu, RS PKU Muhammmadiyah Pedan, RS PKU Muhammmadiyah Kartasura, RS PKU dr Soemowidagdo Boyolali, dan kerja sama dengan PDM Kota Salatiga dalam pembangunan RS PKU AR Fachrudin.
Sekadar informasi, dr Soemowidagdo yang dipakai untuk nama rumah sakit ini merupakan tokoh Muhammmadiyah. Ia adalah perintis PKU tahap awal sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saat ini kami telah melakukan perencanaan pembangunan RS PKU AR Fachrudin Salatiga. Dalam waktu dekat akan diadakan seremonial peletakan batu pertama untuk pembangunan,” kata Harun.
Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan menyebut, keberadaan RSU PKU dr Soemowidagdo Boyolali sangat penting. Selain itu juga bernilai strategis dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Boyolali.
“Keberadaan rumah sakit ke-13 di Kabupaten Boyolali ini harus bisa dimanfaatkan dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat. Tantangan dari aspek kualitas dan kuantitas yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat Boyolali secara keseluruhan,” pungkasnya. (jaka)
