Enam mahasiswa Program Studi (Prodi) D-3 Perhotelan Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) bersama kaprodi dan wakil rektor saat acara pelepasan mahasiswa magang internasional ke Taiwan di aula kampus setempat, Senin (06/07/2026)

KARANGANYAR, solotrust.com – Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) melepas enam mahasiswa Program Studi D-3 Perhotelan untuk mengikuti kegiatan magang internasional di Taiwan. Acara pelepasan digelar secara khidmat di aula kampus setempat, Senin (06/07/2026).
 
Kepala Program Studi D-3 Perhotelan UMUKA, Sujatmiko, mengatakan keenam mahasiswa akan menjalani masa magang selama 18 bulan atau 1,5 tahun. Program ini dirancang agar mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu teori mereka langsung di dunia kerja internasional.
 
"Enam mahasiswa yang kami berangkatkan ke Taiwan ini telah dibekali kompetensi dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi ke luar negeri. Mayoritas dari mereka akan ditempatkan di hotel-hotel berbintang di Taiwan. Hal ini dimungkinkan karena kami telah menjalin kerja sama (memorandum of understanding) resmi dengan pihak di sana," kata Sujatmiko.
 
Magang ke luar negeri ini difasilitasi melalui program Job Placement International. Selama dua angkatan terakhir, UMUKA telah memberangkatkan puluhan mahasiswa perhotelan ke berbagai negara, seperti Taiwan, Jepang, hingga Turki. 
 
Keunggulan dari program magang berdurasi satu hingga 1,5 tahun ini para mahasiswa tetap mendapatkan gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja. Sujatmiko berpesan agar para mahasiswa selalu mematuhi regulasi perusahaan dan menyelesaikan kontrak kerja hingga tuntas. 
 
"Kami harap mahasiswa tidak memutus kontrak di tengah jalan atau pindah ke hotel lain secara sepihak karena regulasi ketat di Taiwan bisa memicu risiko deportasi," tegasnya.
 
Pada kesempatan sama, Wakil Rektor I UMUKA, Ali Imran Al Maaruf, menyatakan rasa bangga atas pencapaian para mahasiswa. Ia mengingatkan pentingnya beradaptasi dengan budaya lokal serta menjaga nama baik almamater dan bangsa.
 
"Selamat kepada para mahasiswa yang berangkat. Jaga selalu adab, kesopanan, dan ikuti aturan di negara orang," tutur Ali Imran Al Maaruf.
 
Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga ibadah demi mempertebal iman selama berada di negeri minoritas muslim. Ali Imran Al Maaruf meminta mahasiswa untuk tetap menjaga komunikasi intensif dengan dosen pembimbing serta orangtua di rumah.
 
"Tetap taat beribadah dan beri kabar bahagia kepada orangtua secara berkala. Kabar baik dari kalian di Taiwan tentu akan menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekaligus pembuktian kualitas bagi masyarakat sekitar yang ingin kuliah perhotelan di UMUKA," pungkasnya. (joe)