KGPAA Mangkoenagoro X saat bertemu dengan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam kegiatan kunjungan budaya di Pura Mangkunegaran, Minggu (29/3/2026) pagi.
SOLO, solotrust.com – Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya, KGPAA Mangkoenagoro X menyambut langsung puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam kegiatan tour pariwisata dan kunjungan budaya di Pura Mangkunegaran, Minggu (29/3/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini diikuti sekitar 45 siswa SLB dari sejumlah sekolah di Kota Solo. Tour tersebut merupakan bagian dari upaya Mangkunegaran menghadirkan ruang inklusif, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus, untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya.
Dalam kegiatan ini, para peserta diajak berkeliling kawasan Pura Mangkunegaran dengan didampingi oleh pemandu dari pihak Mangkunegaran. Rute perjalanan yang dilalui merupakan jalur wisata yang biasa digunakan dalam kunjungan budaya, sehingga para siswa dapat memperoleh pengalaman yang sama seperti wisatawan pada umumnya.
Kegiatan tour kemudian berakhir di Taman Pracima, di mana para siswa mengikuti sesi piknik bersama. Suasana hangat terasa ketika KGPAA Mangkoenagoro X hadir secara langsung menyambut dan berinteraksi dengan para siswa di lokasi tersebut.
Momentum ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya perayaan ulang tahun KGPAA Mangkoenagoro X diisi dengan kegiatan yang melibatkan anak-anak SLB. Hal ini sekaligus menunjukkan perhatian khusus Mangkunegaran terhadap kelompok difabel dan berkebutuhan khusus.
Dalam kesempatan tersebut, KGPAA Mangkoenagoro X menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi peluncuran program baru bertajuk “Sumunar Mangkunegaran”. Program ini dirancang sebagai upaya membuka ruang Pura Mangkunegaran agar lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Melalui program ini, Mangkunegaran berupaya membuka diri kepada publik dengan menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari tour budaya hingga kegiatan interaktif lainnya. Tour bersama siswa SLB ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan konsep tersebut kepada masyarakat.
“Kami sangat percaya bahwa dengan ruang yang kami miliki di Pura ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, semoga bisa membawa manfaat untuk banyak teman-teman kita. Yang terpenting, ruang ini bisa menghadirkan kebahagiaan, kegembiraan, dan kebersamaan bagi masyarakat,” ujar KGPAA Mangkoenagoro X.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan siswa SLB bersama orang tua, guru, hingga kepala sekolah dari wilayah Solo dan sekitarnya. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan dapat digelar secara rutin.
“Harapannya, ke depan mungkin dua minggu sekali kita bisa membuat acara kumpul untuk orang tua dan anak, khususnya dari sekitar Pura, bahkan nanti bisa dari luar kota seperti Wonogiri dan Karanganyar. Kami ingin ruang di Taman Pracima dan pendopo ini bisa membawa kebahagiaan dan menjadi tempat menciptakan kenangan indah bersama keluarga,” ungkapnya.
Terkait perayaan ulang tahun, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan difokuskan sebagai seremoni pribadi, melainkan momentum untuk memulai program baru.
“Sebetulnya fokusnya bukan di ulang tahun, tapi kebetulan momennya bertepatan sehingga sekalian kita gunakan untuk memulai ‘Sumunar Mangkunegaran’. Ke depan, kami upayakan kegiatan ini bisa digelar rutin, mungkin setiap dua minggu sekali, bahkan kalau memungkinkan seminggu sekali,” jelasnya.
Di momen pertambahan usianya, KGPAA Mangkoenagoro X juga menyampaikan harapan pribadi agar dapat terus berkembang menjadi lebih baik, sekaligus membawa kemajuan bagi Mangkunegaran.
“Semoga dengan bertambahnya usia, saya bisa semakin dewasa dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kami juga berharap Mangkunegaran ke depan bisa terus melakukan yang lebih baik lagi. Untuk segala kekurangan selama ini, kami mohon maaf dan mohon doa agar ke depan bisa lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nama “Sumunar” diambil dari kata yang bermakna bersinar, dengan harapan membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Sumunar itu artinya bersinar. Harapannya, sinar ini bisa membawa kehangatan dan kecerahan bagi kehidupan kita semua. Kami yakin Mangkunegaran bisa berkontribusi lebih besar dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat seluas-luasnya,” katanya.
Sementara itu, saat disinggung mengenai rencana pribadi, KGPAA Mangkoenagoro X turut meminta doa terkait rencana pernikahannya.
“Insyaallah secepatnya, mohon doanya. Kita lihat nanti perkembangannya,” pungkasnya.
Salah satu pengunjung Pura Mangkunegaran, salimah, mengaku terkesan dengan kegiatan tersebut. Ia yang datang untuk berwisata mengaku tidak menyangka dapat menyaksikan langsung kegiatan inklusif yang melibatkan anak-anak SLB.
“Menurut saya ini bagus sekali, karena jarang ada kegiatan seperti ini yang melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus di ruang publik seperti ini. Tadi juga kelihatan anak-anaknya senang sekali,” ujarnya.
Salimah menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi para siswa, tetapi juga menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya inklusivitas.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan, supaya semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa semua anak punya kesempatan yang sama untuk menikmati wisata dan budaya,” tambahnya.
*) Reporter: Rusida Kurnia Saputri/Diswa Aulia Putri
