Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat Kota Yogyakarta 2023. (Foto: Dok. Istimewa)
YOGYAKARTA, solotrust.com - Upaya pelestarian sastra Jawa terus dilakukan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta. Salah satu agendanya melalui gelaran Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat Kota Yogyakarta 2023.
Agenda rutin tahunan ini akan mempertandingkan tujuh jenis lomba, yakni Maca Cerkak, Maca Geguritan, Macapat, Alih Aksara, Sesorah, Panatacara, dan Mendongeng. Acara ini terbuka untuk masyarakat Kota Yogyakarta.
Sedikit berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Kompetisi Bahasa dan Sastra 2023 berbasis masyarakat, bukan lagi sekolah. Lomba dikategorikan melalui jenjang usia, bukan satuan pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA).
Jenjang usia Kompetisi Bahasa dan Sastra 2023 meliputi:
Kategori
Usia
Rentang Tahun Lahir
Anak
6—13 tahun
1 Januari 2011—31 Desember 2017
Remaja
13—19 tahun
1 Januari 2005—31 Desember 2010
Dewasa
19—45 tahun
1 Januari 1979—31 Desember 2004
Umum
Semua usia
Peserta merupakan warga Kota Yogyakarta, dibuktikan dengan KTP, KIA, atau KK.
Kategori Lomba
Anak
Remaja
Dewasa
Umum
Maca Cerkak
Maca Cerkak
Maca Cerkak
Mendongeng
Maca Geguritan
Maca Geguritan
Maca Geguritan
Macapat
Macapat
Macapat
Alih Aksara
Alih Aksara
Alih Aksara
Sesorah
Panatacara
Selain itu, hal berbeda dari kompetisi kali ini dibandingkan tahun lalu adalah aturan berbusana. Aturan berbusana Kompetisi Bahasa dan Sastra Kota Yogyakarta 2023 per kategori lomba adalah:
Busana bebas kreatif untuk:
Busana Jawa lengkap (gagrag Ngayogyakarta) untuk:
Kompetisi Bahasa dan Sastra merupakan lomba berjenjang tingkat kabupaten/kota hingga DIY. Disediakan hadiah bagi lima pemenang pada masing-masing jenjang lomba. Hadiah berupa uang pembinaan, sertifikat, dan trofi. Pemenang pertama, kedua, dan ketiga di Kota Yogyakarta berhak maju ke lomba tingkat DIY.
Rencana Jadwal Pelaksanaan
Agenda
Waktu
Pendaftaran
Akhir Mei—awal Juni
Seleksi administrasi, seleksi video, pertemuan teknis
Pertengahan Juni
Seleksi langsung
Akhir Juni
Kompetisi tingkat DIY
24—28 Juli 2023
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menjelaskan agenda ini menjadi upaya nyata pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjaga keberlangsungan warisan sastra Jawa bagi generasi mendatang.
“Sastra Jawa sangat penting untuk dibiasakan kepada generasi muda. Selain membantu mereka memahami sejarah budaya dan identitas lokal, juga mengembangkan kreativitas serta membantu menjaga dan melestarikan bahasa dan budaya Jawa,” tuturnya, Selasa (21/03/2023).
Informasi lebih detail terkait jadwal pelaksanaan akan disampaikan lebih lanjut di akun Instagram Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta @dinaskebudayaankotajogja
Ketentuan teknis lomba dapat diunduh di tautan berikut ini: bit.ly/KombasasKotaYk2023.
