PT Railink atau KAI Bandara kembali menggelar program KAI Bandara Bersama Teman Istimewa sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik inklusif. (Foto: Dok. Istimewa)

YOGYAKARTA, solotrust.com – PT Railink atau KAI Bandara kembali menggelar program 'KAI Bandara Bersama Teman Istimewa' sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik inklusif. Kali ini, KAI Bandara menggandeng Komunitas Difabelzone untuk mengenalkan layanan KA Bandara YIA PSO, sekaligus memberikan pengalaman langsung menggunakan kereta bandara.
 
Kegiatan tersebut diikuti peserta Difabelzone dengan rentang usia sepuluh hingga 40 tahun. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai layanan KA Bandara YIA PSO, mulai dari tata cara menggunakan kereta, fasilitas yang tersedia, hingga prosedur keselamatan selama berada di stasiun dan dalam perjalanan.
 
Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, mengatakan program ini merupakan upaya perusahaan memastikan layanan transportasi dapat diakses dan dimanfaatkan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
 
“Transportasi publik bukan hanya tentang mobilitas, tetapi juga memberikan kesempatan setara bagi setiap orang untuk bepergian dengan aman, nyaman, dan mandiri. Melalui program KAI Bandara Bersama Teman Istimewa, kami ingin memperkenalkan layanan KA YIA PSO, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada teman-teman Difabelzone,” jelasnya.
 
Beri Ruang Karya Difabel
 
Kolaborasi KAI Bandara dan Difabelzone tak hanya berfokus pada edukasi transportasi. Komunitas tersebut juga mendapat kesempatan memperkenalkan produk batik karya peserta Difabelzone kepada penumpang KAI Bandara.
 
 
Pengenalan produk dilakukan di area tunggu keberangkatan Stasiun YIA. Para penumpang dapat melihat langsung karya batik, sekaligus mengenal kreativitas dan potensi peserta komunitas difabel.
 
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan, KAI Bandara turut memberikan alat membatik kepada Komunitas Difabelzone. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan kegiatan membatik, sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.
 
Pendiri Komunitas Difabelzone, Lidwina Wuri, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi peserta untuk mengenal transportasi publik, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saat beraktivitas di ruang publik.
 
“Kegiatan ini bukan hanya tentang belajar menggunakan kereta api, tetapi juga menjadi pengalaman untuk lebih percaya diri beraktivitas di ruang publik. Kami juga mengapresiasi dukungan alat membatik karena dapat membantu teman-teman mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat,” kata Lidwina Wuri.
 
KAI Bandara berharap kerja sama dengan Difabelzone dapat terus berkembang dan mendorong terselenggaranya ekosistem transportasi publik semakin inklusif, ramah, aman, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat. Melalui program “KAI Bandara Bersama Teman Istimewa”, KAI Bandara juga ingin membangun konektivitas sosial, tidak sekadar menghubungkan perjalanan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya, namun turut memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang dan berkarya.
 
Informasi mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara dapat diakses melalui www.railink.co.id serta media sosial resmi Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, dan X/Twitter @KAIBandara.