Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Buku Merah Marun di Kota Solo, Kamis (10/10/2024)
SOLO, solotrust.com – Sinergi penguatan kerukunan umat beragama (KUB) di Jawa Tengah melalui Gerakan Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun (Merah Marun) inisiasi Kakanwil Kemenag Jateng Musta’in Ahmad, disambut baik berbagai kalangan, tidak hanya pemerintah saja. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turut mengawal optimal dengan perluasan struktur sampai di level desa/kelurahan.
Masing-masing pihak terlibat dalam penyelenggaraan sinergi penguatan kerukunan umat beragama memiliki peran sama pentingnya. Sinergi telah terbangun, harmoni berjalan baik tersebut perlu tersaji dengan baik dalam sebuah buku.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Jateng, Wahid Arbani, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Buku Merah Marun, di Kota Solo, Kamis (10/10/2024).
“Menulis buku kita berharap bahwa kandungan ilmu atau pengetahuan dalam buku tersebut nantinya akan berkembang dan meluas secara berkesinambungan kepada masyarakat. Subtansi apa saja yang telah kita kerjakan, pelayanan terbaik pada masyarakat, dalam konteks moderasi beragama dan kerukunan umat beragama dapat menjadi legacy bagi generasi penerus,” ungkapnya.
Sementara dalam laporannya, Ketua Tim Kerja KUB, Zaimatul Chasanah, mengatakan buku disusun Kanwil Kemenag Jateng bersama Kemenag Kabupaten Semarang, FKUB Kabupaten Semarang, Kemenag Kabupaten Klaten, dan FKUB Kabupaten Klaten ini mengupas terobosan/inovasi sudah dilakukan di Jateng dalam mengembangkan model pembinaan kerukunan sebagai warisan (legacy) bagi masyarakat dan generasi penerus.
