Anggota Satgas TMMD Reguler ke-120 Kodim 0714/Salatiga bekerja sama membangun sejumlah fasilitas umum Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (23/05/2024)

SEMARANG, solotrust.com - Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-120 Kodim 0714/Salatiga bekerja sama membangun sejumlah fasilitas umum demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian. Upaya itu dilakukan bersama warga Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
 
Sasaran utama pengerjaan pembangunan TMMD wilayah Kodim 0714/Salatiga, di antaranya betonisasi jalan sepanjang 1.400 meter, talud dengan volume 330,16 meter kubik, rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 19 unit, rehabilitasi musala satu unit, masjid satu unit, poskamling satu unit serta sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) satu unit. Kegiatan ini telah berjalan selama 15 hari sejak dibuka 8 Mei 2024 lalu.
 
Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy Soelistyo menyoroti pengerjaan sasaran fisik TMMD di wilayah Kodim 0714/Salatiga telah berjalan sangat baik dan sesuai rencana. Semua titik pembangunan dikerjakan serempak dan bergotong-royong sehingga perkembangannya cepat. 
 
"Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pembangunan dikerjakan cepat, ikatan antara TNI dengan masyarakat pun kian erat," ucapnya, Kamis (23/05/2024).
 
Perihal tersebut terealisasi dengan baik karena dilakukan dengan gotong royong dan bahu-membahu demi kemajuan dan kemakmuran Desa Bergas Kidul.
 
Salah seorang warga setempat, Sumarno, mengucapkan terima kasih  kepada anggota TNI dan masyarakat setempat sudah memperbaiki bangunan rumah miliknya.
 
"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada bapak-bapak TNI dan para tetangga atas bantuannya dalam memperbaiki rumah saya. Terus terang saya merasa terbantu sekali dengan adanya program TMMD ini," kata Sumarno yang merupakan salah satu warga penerima bantuan RTLH.
 
Dirinya berharap, hadirnya TMMD di Desa Bergas Kidul dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain itu juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat maupun antarwarga desa setempat. (fjr)