Mendes PDT Yandri Susanto saat memberikan sambutan dalam rangkaian Hari Desa Nasional di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (13/01/2026)
BOYOLALI, solotrust.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memastikan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tak akan menimbulkan gesekan, tumpang tindih, maupun saling melemahkan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), meskipun ke depan penyerapan dana desa akan lebih banyak diarahkan untuk penguatan Kopdes Merah Putih.
Menurut Mendes Yandri, Kopdes Merah Putih dan BUMDes justru dirancang untuk saling melengkapi dan menguatkan dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis desa. Hal ini disampaikan Yandri Susanto seusai menghadiri Turnamen Esport Desa dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional di Gedung Balai Sidang Mahesa, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (13/01/2026).
Pihaknya menjelaskan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Permendes PDT) Nomor 16 Tahun 2025 sejak 29 Desember 2025 yang mengatur fokus penggunaan dana desa.
"Salah satu fokus tersebut diarahkan untuk pembangunan gerai, pergudangan, serta pengadaan peralatan logistik Kopdes Merah Putih di Indonesia," kata Yandri Susanto.
Menurutnya, terkait kekhawatiran sejumlah pihak akan potensi gesekan antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Mendes Yandri menegaskan hal itu tak akan terjadi. Pasalnya, pemerintah telah menyiapkan rantai koordinasi secara jelas antara keduanya.
“Selama ini, unit bisnis BUMDes berada di luar aktivitas Kopdes Merah Putih. Dengan pembagian peran dan koordinasi yang jelas, keduanya justru akan saling menguatkan dalam pembangunan ekonomi desa,” terang dia.
Ditambahkan, melalui mekanisme koordinasi telah disiapkan serta perbedaan ruang lingkup usaha antara Kopdes Merah Putih dan BUMDes, pemerintah optimistis tak akan terjadi tumpang tindih maupun persaingan tidak sehat.
"Sebaliknya, sinergi kedua lembaga tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan," kata Yandri Susanto.
