Seorang warga tengah berolahraga jogging di kawasan De Tasikmadoe Heritage sambil menikmati pemandangan kereta api yang melintas di kawasan bekas Pabrik Gula Tasikmadu, Sabtu (07/02/2026)

KARANGANYAR, solotrust.com - De Tasikmadoe Heritage baru saja menggelar soft launching pada akhir Januari 2026 lalu. Kawasan bekas Pabrik Gula Tasikmadu ini merupakan salah satu hutan kota di Kabupaten Karanganyar.
 
Jogging Track dan Kereta Api
 
Setelah soft launching, kawasan ini pada akhir pekan menjadi tempat tujuan bagi masyarakat yang suka jogging. Selain bisa berolahraga pagi, pengunjung juga bisa merasakan sensasi naik kereta api melewati kawasan De Tasikmadoe Heritage serta bekas pabrik gula.
 
Pengelola De Tasikmadoe Heritage yang juga Direktur Utama (Dirut) PT Aneka Usaha Karanganyar, Samidi, mengatakan setelah soft launching, masyarakat Karanganyar mulai membanjiri kawasan ini saat akhir pekan.
 
"Kami buka dari jam 06.00 WIB untuk mengakomodasi pengunjung yang mau berolahraga pagi di jogging track. Pengunjung rata-rata berolahraga pagi dan menikmati segarnya suasana hutan kota di kawasan destinasi wisata ini," ungkapnya, Sabtu (07/02/2026).
 
De Tasikmadoe Heritage, selain memiliki tempat olahraga, kawasan ini juga dilengkapi sarana kereta api dengan bahan bakar diesel. Rutenya mengelilingi kawasan De Tasikmadoe Heritage serta bekas Pabrik Gula Tasikmadu.
 
Pengunjung yang naik kereta api wisata ini bisa menikmati sejuknya hutan kota. Rencananya, pihak pengelola juga akan menambah destinasi wisata kolam renang water boom untuk anak-anak.
 
Harga Tiket 
 
Pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp5000 untuk sekali masuk dan merasakan jogging track di kawasan hutan kota ini. Panjang track kurang lebih 1,4 kilometer atau dengan durasi berjalan sekira 20 menit setiap putaran. Jika pengunjung ingin merasakan sensasi naik kereta api bisa merogoh kocek Rp10.000.
 
"Kawasan De Tasikmadoe Heritage ini Sabtu dan Minggu hampir pasti penuh pengunjung untuk berolahraga dan merasakan sensasi naik kereta api mengelilingi kawasan bekas Pabrik Gula Tasikmadu. Hanya dengan harga tiket terjangkau, para pengunjung bisa menikmati segarnya hutan kota sambil berolahraga untuk menyehatkan badan agar bugar selalu," papar Samidi.
 
Sementara itu, salah satu pengunjung De Tasikmadoe Heritage, Heningtyas (45), mengatakan suasana olahraga di kawasan hutan kota ini sangat sejuk lantaran banyak terdapat pohon besar.
 
"Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan sensasi naik kereta api mengelilingi bekas Pabrik Gula Tasikmadu, serasa nostalgia saat berkunjung di sini," ucapnya.
 
Heningtyas berharap, pihak pengelola De Tasikmadoe Heritage bisa merapikan lagi bekas rumah dinas pegawai pabrik gula yang telah lama kosong dan terbelengkai agar tidak berkesan horor. (joe)