Indonesia batal menjadi tuan rumah perhelatan ANOC World Beach Games 2023. (Foto: Instagram/@anocworldbeachgames)

SOLO, solotrust.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan batalnya Bali sebagai tuan rumah ANOC World Beach Games (WBG) 2023 murni keputusan Indonesia Olympic Commitee (NOC), bukan keputusan panitia lokal (LOC).
 
Menurut menpora, NOC telah megajukan pembatalan kegiatan itu kepada ANOC dengan alasan masih belum diketahui.
 
"Bukan Bali yang mundur, tapi dari Komite Olimpiade Indonesia mengajukan pembatalan kepada ANOC," katanya di Solo Technopark, Rabu (05/07/2023).
 
Dito Ariotedjo mengungkap, pihaknya belum lama mendengar kabar itu. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) saat ini juga tengah berupaya mengungkap alasan keputusan NOC mundur sebagai tuan rumah ajang ANOC World Beach Games 2023.
 
"Kami dalam rangka mendengar laporan dan keputusan mereka didasarinya ada masalah apa," beber dia.
 
Sebelumnya, ANOC menyebut alasan Bali menarik diri jadi tuan rumah WBG lantaran tak ada dana dari pemerintah. Hal itu tertuang dalam pernyataan dirilis ANOC World Beach Games di media sosial. 
 
ANOC mengaku mendapat informasi dari panitia lokal (LOC) soal kendala yang membuat Bali harus mundur dari tuan rumah WBG. ANOC mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap keputusan LOC.
 
"LOC menyatakan bahwa keputusan diambil setelah dana tidak didapat dari pemerintah dan saat ini tidak ada cukup waktu untuk menggelar World Beach Games," tulis ANOC di akun Instagram resminya. 
 
"ANOC sangat kecewa dengan tindakan LOC yang mengakibatkan atlet dari seratus NOC yang telah lolos kualifikasi gagal memenuhi ambisi mereka untuk tampil di World Beach Games," sambungnya. (riz)