Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Wihaji, meresmikan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Kamis (06/11/2025)

SUKOHARJO, solotrust.com - Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, Wihaji, Kamis (06/11/2025).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka peresmian Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), peletakan batu pertama renovasi Gedung Assalaam Medicare (AMC) yang akan difungsikan sebagai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta ceramah umum dan motivasi bagi 2.600 santri dan guru PPMI Assalaam.

Empat unit pendidikan di lingkungan PPMI Assalaam, yakni MTs PPMI Assalaam, MA PPMI Assalaam, SMA Assalaam, dan SMK Assalaam resmi ditetapkan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).

Program ini diharapkan menjadikan PPMI Assalaam sebagai model pendidikan pesantren berwawasan kependudukan, sekaligus melahirkan generasi muda peduli dan bertanggung jawab terhadap pembangunan keluarga serta isu-isu kependudukan nasional.

Selain meresmikan SSK, menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga juga mengukuhkan empat santri pengurus PIK-R PPMI Assalaam yang akan berperan aktif dalam kegiatan edukasi dan pembinaan remaja di lingkungan pesantren. Dalam kesempatan sama, ia turut meninjau area kampus seluas 9,8 hektare, meliputi gedung pendidikan, asrama, laboratorium, observatorium, dan pusat layanan kesehatan pesantren.

Di lain pihak, Direktur PPMI Assalaam, Uripto M Yunus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

“Merupakan kehormatan besar bagi kami, bapak menteri berkenan meresmikan Sekolah Siaga Kependudukan dan menjadikan Assalaam sebagai pilot project (proyek rintisan-red), sekaligus pioner program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) di lingkungan pesantren," kata Uripto M Yunus.

Ditambahkan, Assalaam merupakan miniatur Indonesia, tempat para santri dari berbagai daerah menimba ilmu dan membentuk karakter dalam suasana kebersamaan dan keberagaman.

“Melalui keberagaman tersebut, kami berharap sinergi antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan PPMI Assalaam menjadi langkah awal kolaborasi strategis yang membawa keberkahan serta mendorong akselerasi mutu pendidikan pesantren,” imbuhnya.

Adanya dukungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, PPMI Assalaam berkomitmen menjadi pelopor pesantren berwawasan kependudukan, serta memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.