Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut bertakziah atas wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (04/11/2025) malam. (Foto: Zulaikhah Nur Istiqomah)

SOLO, solotrust.com - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat masih dipadati pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII yang wafat pada Minggu (02/11/2025). Hingga Selasa (04/11/2025) malam, warga, santri, serta sejumlah tokoh penting terlihat hadir di keraton.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut hadir dalam kesempatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan dan belasungkawa atas wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.

Fadli Zon ikut mendoakan dan menyolatkan almarhum bersama keluarga besar keraton, abdi dalem, serta para pelayat lainnya. Doa bersama digelar sebagai bentuk penghargaan terakhir bagi raja yang dikenal sebagai penjaga nilai-nilai budaya Jawa.

Dalam wawancara singkat bersama awak media, Fadli Zon mengatakan dirinya juga akan ikut serta dalam prosesi kirab jenazah.

"Besok (Rabu) saya Insyaa Allah ikut dalam prosesi kirab jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum Sri Susuhunan Pakubuwono XIII," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari salah satu petugas keraton, prosesi kirab jenazah dilaksanakan pada Rabu (06/11/2025), mulai pukul 08.00 WIB.

"Kirab akan dimulai dari Alun-alun Kidul Keraton Surakarta menuju arah Selatan hingga Loji Gandrung. Jenazah akan diarak menggunakan kereta Pusakan Grada Pralaya, yaitu kereta jenazah berusia lebih dari seratus tahun milik keraton," jelasnya.

Petugas tersebut juga menambahkan imbauan bagi masyarakat yang ingin mengikuti kirab.

"Kami berharap masyarakat yang ikut kirab mengenakan pakaian sopan dan tertutup dengan dominasi warna hitam sebagai tanda duka cita. Hal ini untuk menjaga ketertiban dan menghormati adat yang berlaku di keraton," tambah dia.

Mangkatnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII menjadi momen penting bagi masyarakat Surakarta untuk meneguhkan rasa hormat terhadap tradisi dan warisan budaya Jawa yang selama ini dijaga oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

*) Reporter: Fanissya Suryaningrum/Zulaikhah Nur Istiqomah