PJ Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi saat ikut memberikan sosialisasi gempur rokok ilegal di pasar dengan sajian grebeg pasar di Karangpandan, Rabu(31/07/2024)
KARANGANYAR, solotrust.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengajak pedagang pasar bersama-sama memerangi peredaran rokok ilegal nonpita cukai. Upaya itu dilakukan dengan cara menyajikan hiburan rakyat di tengah pasar menampilkan seniman lokal.
Hiburan rakyat dibalut sosialisasi gempur rokok ilegal oleh Bea Cukai dan mitra kerja pemerintah kabupaten di Pasar Karangpandan, Rabu (31/07/2024). Para pedagang tampak sangat antusias mendengarkan sosialisasi gempur rokok ilegal, apalagi diselingi humor mengocok perut oleh trio kocak Ucer, Pincer, dan Lintang.
Ketiganya menyajikan cerita peredaran rokok ilegal dan rokok tanpa cukai/cukai palsu di kalangan pelajar. Aparat Bea Cukai yang ikut manggung memberi pencerahan terkait tips membedakan rokok legal dengan ilegal. Bea Cukai juga menyosialisasikan Gempur Rokok Ilegal (Gokil).
Acara turut dihadiri Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi yang juga memberikan sosialisasi kepada para pedagang pasar. Pihaknya berharap para pedagang pasar tidak menerima atau membeli rokok ilegal noncukai sebab itu melanggar,l.
"Nantinya kalau ada pedagang yang tetap ngeyel menjual rokok ilegal akan ditertibkan Satpol PP," kata Timotius Suryadi.
"Peredaran rokok ilegal di pasar sebenarnya bisa dicegah dengan cara memberikan edukasi kepada pedagang, ya dengan cara hiburan rakyat seperti ini. Jadi diharapkan melalui sosialisasi model grebeg pasar bisa efektif menggempur peredaran rokok ilegal," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disdagperinaker), Martadi, mengatakan sosialisasi gempur rokok ilegal ke pedagang pasar sangat efektif. Ini merupakan acara kedua setelah digelar di Pasar Tegalgede awal 2024.
"Hiburan rakyat ini diharapkan bisa memberikan sosialisasi langsung ke pedagang atau pelaku usaha yang biasanya bersinggungan dengan sales rokok ilegal," ungkapnya. (joe)
