Perkuat Literasi Media Pelajar, Monumen Pers Nasional Gelar MGTS 2026 di SMK Negeri 6 Surakarta
SOLO, solotrust.com— Monumen Pers Nasional menggelar program Monumen Pers Goes To School (MGTS) 2026 di SMK Negeri 6 Surakarta, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Monumen Pers Nasional memperkenalkan sejarah pers nasional sekaligus meningkatkan literasi media dan informasi di kalangan pelajar.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh siswa SMK Negeri 6 Surakarta. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pengenalan Virtual Experience Monumen Pers Nasional, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMK Negeri 6 Surakarta, serta doa.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan Tari Sadran Suci dari Group Ananditha Budaya. Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMK Negeri 6 Surakarta Dr. Dwi Titik Irdiyanti, S.Si., M.Pd., serta sambutan dari Monumen Pers Nasional yang disampaikan Kuncoro Marhendro Suryo.
Salah satu agenda utama MGTS 2026 adalah pemilihan Duta Monumen Pers Nasional SMK Negeri 6 Surakarta. Sebanyak enam siswa mengikuti proses seleksi yang melibatkan juri dari Monumen Pers Nasional dan pihak sekolah.
Keenam calon duta tersebut yakni Intan Ramadani dari XI PPLG, Yuniar Nur Azizah dari XI AKL 1, Alexandra Josephine AC dari XI DKV 2, Muhammad Raihan Naafi'a dari XI PPLG, Cahya Rifqi Valerian dari XI MPLB 3, serta Izzaz Amru Bagus Jatmiko dari XI DKV 2.
Dari hasil penilaian juri, Yuniar Nur Azizah dan Muhammad Raihan Naafi'a ditetapkan sebagai Duta Monumen Pers Nasional SMK Negeri 6 Surakarta.
Selain pemilihan duta, siswa mendapatkan sosialisasi mengenai profil dan sejarah Monumen Pers Nasional serta berbagai program yang dimiliki. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui kegiatan games on the spot yang melibatkan para peserta.
Kuncoro Marhendro Suryo mengatakan, program MGTS merupakan bagian dari komitmen Monumen Pers Nasional untuk mendekatkan edukasi mengenai pers kepada generasi muda serta cara cerdas mencegah penyebaran berita hoax di media sosial.
Menurutnya, pelajar perlu memahami perjalanan sejarah pers di Indonesia sekaligus memiliki kemampuan dalam memahami informasi dan media di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
Monumen Pers Nasional selalu berkomitmen untuk meningkatkan literasi media kepada siswa didik, khususnya agar memahami dan meningkatkan kemampuan tentang sejarah pers di Indonesia,” ujar Kuncoro.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya pelajar, untuk berkunjung ke Monumen Pers Nasional. Selain mempelajari sejarah pers Indonesia, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi serta mengikuti program edukasi yang tersedia.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 6 Surakarta Dr. Dwi Titik Irdiyanti, S.Si., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan MGTS di sekolahnya.
Ia berharap kunjungan dan kegiatan edukasi yang dilakukan Monumen Pers Nasional dapat menjadi awal terbangunnya kerja sama yang lebih luas antara kedua institusi, khususnya dalam pengembangan literasi media dan pendidikan bagi siswa.
Rangkaian MGTS 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa, di antaranya solo vokal dari Kelompok Musik Viska, group dance V-Line, serta hiburan musik Vikustik dari Group Viska Akustik.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan Yuniar Nur Azizah dan Muhammad Raihan Naafi'a sebagai Duta Monumen Pers Nasional SMK Negeri 6 Surakarta. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan vandel dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Monumen Pers Nasional dan SMK Negeri 6 Surakarta.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penampilan musik Vikustik.
Melalui program Monumen Pers Goes To School, Monumen Pers Nasional terus memperluas jangkauan edukasi kepada generasi muda. Kegiatan di SMK Negeri 6 Surakarta diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa mengenai sejarah pers nasional sekaligus membangun kemampuan literasi media, informasi, dan komunikasi di era digital.
