Mahasiswa Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (UNS) angkatan 2021 kembali menyelenggarakan Pinarak Exhibition, sebuah pameran seni tahunan yang kini memasuki edisi ketiga. Bertempat di Javanologi UNS, acara ini berlangsung mulai 20 hingga 22 Desember 2024. (Foto: Dok. solotrust.com/Wahid Arya Wicaksono)

SOLO, solotrust.com – Mahasiswa Seni Rupa Universitas Sebelas Maret (UNS) angkatan 2021 kembali menyelenggarakan Pinarak Exhibition, sebuah pameran seni tahunan yang kini memasuki edisi ketiga. Bertempat di Javanologi UNS, acara ini berlangsung mulai 20 hingga 22 Desember 2024.  
 
Mengusung tema 'Perjamuan,' pameran ini mengundang para pengunjung untuk menikmati karya-karya dari empat studio seni rupa, yakni keramik, patung, grafis, dan lukis. Tema Perjamuan dipilih sebagai respons terhadap kekacauan politik dan ketimpangan sosial terjadi dalam setahun terakhir yang dinilai merugikan masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah.  
 
Ketua pelaksana Pinarak Exhibition, Vito Ariyanto, mengatakan ada banyak karya disajikan pada pameran kali ini. 
 
"Kami angkatan 21 Seni Rupa UNS dengan mengajak empat angkatan lain mengadakan Pinarak Exhibition dengan tema Perjamuan. Pameran kali ini mengangkat karya cukup banyak. Harapannya agar pameran ini bisa tetap berlanjut hingga pameran ke empat atau lima di ujung semester angkatan kami yang semakin tua," terang Vito Ariyanto.
 
Menurut kurator Nickosa, Pinarak Exhibition digelar sebagai bentuk perayaan kebersamaan.  
 
"Pinarak Exhibition ketiga ini kami adakan sebagai bentuk untuk merayakan kebersamaan yang terjalin selama ini. Awalnya pameran ini hanya sebagai tugas karena melihat antusias dari teman-teman yang tinggi, maka kami adakan pameran hingga kali ketiga," ungkapnya.
 
Selain sebagai media ekspresi, pameran ini juga bertujuan untuk menjalin koneksi antarmahasiswa serta memperkuat solidaritas dalam menyuarakan isu-isu sosial. Pengunjung disuguhi berbagai karya kritis, menggambarkan keresahan mahasiswa terhadap kondisi masyarakat saat ini. 
 
*) Reporter: Wahid Arya Wicaksono/Syaiful Bahri/Duta Gilang Suryanto