Konser amal bertajuk Dari Saodara untuk Saudara Sumatra di SaNack Saodara Cafe, Manahan, Solo, Kamis (18/12/2025) malam. (Foto: Dok. solotrust.com/Shintia Maharani)
SOLO, solotrust.com - Semangat kemanusiaan membuncah di tengah Kota Solo melalui gelaran konser amal bertajuk 'Dari Saodara untuk Saudara Sumatra'. Acara memadukan pertunjukan musik dengan misi sosial ini dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) malam di SaNack Saodara Cafe, berlokasi tepat di kawasan Persis Store Manahan.
Konser amal ini menjadi magnet bagi warga untuk berkumpul, sekaligus berdonasi untuk masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatra. Pelaksanaan acara sendiri didasari keprihatinan kolektif para musisi Solo terhadap musibah yang melanda Sumatra baru-baru ini.
Sebagai bentuk respons nyata, sejumlah penampil, seperti Pung N' Friends, Nyider Melambai, The V-Mily, hingga D&W bersatu dalam satu panggung tanpa bayaran demi menarik minat masyarakat untuk berdonasi.
Salah satu inisiator acara, Iman Khoiri Santoso, mengatakan konser amal ini merupakan wujud nyata dari semboyan gotong royong yang melekat pada masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di SaNack Saodara Cafe Manahan bertujuan untuk menyasar segmen masyarakat lebih luas, mengingat kawasan tersebut merupakan pusat konsentrasi massa di Kota Solo.
"Kami ingin menunjukkan bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan hati. Melalui nada, kita bisa bergerak bersama membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra yang saat ini sedang mengalami masa-masa sulit pascabencana," kata Iman Khoiri Santoso, saat ditemui solotrust.com di sela acara.
Ia juga menegaskan, transparansi adalah hal utama sehingga setiap rupiah terkumpul, baik melalui kotak donasi maupun sistem pembayaran nontunai (QRIS) akan dilaporkan secara terbuka sebelum disalurkan.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, salah satunya tampak dari kehadiran Shintia Maharani, seorang pengunjung yang sengaja datang untuk memberikan dukungan. Dalam keterangannya, ia menyampaikan apresiasi besar terhadap inisiatif para musisi dan pengelola cafe. Shintia Maharani menilai, acara seperti ini memudahkan masyarakat untuk berdonasi dengan cara lebih menyenangkan dan santai.
"Sebagai pengunjung, saya merasa sangat tersentuh. Kita bisa menikmati hiburan musik sambil tetap menjalankan misi kemanusiaan. Harapannya, bantuan yang terkumpul dari para pengunjung malam ini dapat bermanfaat dan sedikit banyak membantu proses pemulihan bagi warga terdampak di Sumatera," ungkapnya.
Shintia Maharani berharap aksi-aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kepedulian sosial berkelanjutan di Kota Solo.
Konser amal berlangsung hingga menjelang tengah malam ini tidak hanya mengandalkan donasi langsung. Pihak penyelenggara juga bekerja sama dengan pengelola cafe melalui skema penyisihan sebagian keuntungan dari hasil penjualan makanan dan minuman selama acara berlangsung. Hal ini menunjukkan sinergi kuat antara sektor bisnis dan komunitas sosial.
Hingga acara berakhir, bantuan terkumpul menunjukkan angka cukup signifikan. Dana itu nantinya akan segera didistribusikan melalui lembaga kemanusiaan yang memiliki jaringan di Sumatra. Hal tersebut guna memastikan bantuan tepat sasaran, seperti pemenuhan kebutuhan pangan, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya bagi para penyintas bencana.
*) Reporter: Fanissya Suryaningrum/Zulaikhah Nur Istiqomah
