Kegiatan TMMD Reguler ke-125 Tahun 2025 resmi berlangsung di wilayah Kodim 0735/Surakarta. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam membangun infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Foto: Dok. solotrust.com/Rossalia Yolanda Putri)
SOLO, solotrust.com - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun 2025 resmi berlangsung di wilayah Kodim 0735/Surakarta. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam membangun infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terus terjalin secara baik antara TNI dan Pemkot.
“Luar biasa menyiapkan semuanya, khususnya terima kasih kepada Pak Victor, Pak Wahyu, dan Pak Ariyadi dari Kodam. Semoga ke depan TNI dan Pemerintah Kota Surakarta senantiasa bersinergi dalam rangka melayani masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Solo,” ujarnya.
TMMD ke-125 tak hanya melibatkan pembangunan fisik seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK), dan saluran air, namun juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pembekalan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Ster Mabes TNI yang dipimpin Waaspotdirga Kasau Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono
“Kami dari TNI mewakili pusat dalam rangka pelaksanaan TMMD ke-125. Kegiatan ini mencakup fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik, kami fokus pada perbaikan rumah, saluran air, MCK. Sementara untuk nonfisiknya, ada penyuluhan dan edukasi yang kami padukan dengan program pemerintah kota,” jelas Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono.
Salah satu bentuk kolaborasi strategis adalah keterlibatan TMMD dalam program penanggulangan stunting. Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono menegaskan, kerja sama dengan Pemkot Surakarta sudah berlangsung lama dan akan terus ditingkatkan.
“Kami selalu berkolaborasi dengan pemerintah kota agar kegiatan TMMD berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal,” tambahnya.
Hasil peninjauan di lapangan, perkembangan pekerjaan sudah berjalan cukup baik.
“Memang belum seratus persen, tapi ada yang sudah 40 persen hingga 70 persen. Harapan kami di akhir bulan ini semua sasaran selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar,” ungkap Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga mendukung program ketahanan pangan. Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono mengakui, penerapan di kota tentu memiliki tantangan berbeda dibandingkan dengan wilayah pedesaan.
“Memang tidak bisa maksimal, tapi ini sudah langkah awal yang baik. Ke depan perlu dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan karakter kota,” ujarnya.
Penanganan banjir dan genangan air juga menjadi fokus pembangunan saluran air di lokasi TMMD.
“Kami sudah melihat langsung dan berkoordinasi dengan warga agar pembangunan saluran air ini bisa menjadi solusi jangka panjang. Kerja sama antara masyarakat dan TNI sangat penting untuk mengatasi persoalan ini,” tutup Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono.
*) Reporter: Nirmala Asnaliza Mutiarasani/Rossalia Yolanda Putri/Meylina Nur Cahyatri
