Tanamkan Literasi Media di Kalangan Pelajar, Monumen Pers Nasional Gelar MGTS 2026 di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar

KARANGANYAR, solotrust.com — Monumen Pers Nasional menyelenggarakan program Monumen Pers Goes To School (MGTS) 2026 di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan sejarah pers Indonesia sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya literasi media di tengah pesatnya perkembangan informasi digital.
Dimulai pukul 07.30 WIB, kegiatan ini menghadirkan beragam agenda edukatif yang dipadukan dengan pertunjukan seni dan hiburan. Rangkaian acara dibuka dengan persiapan oleh seluruh tim, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, pengenalan Virtual Experience Monumen Pers Nasional, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta pembacaan doa.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan Tari Padang Ulan. Acara kemudian berlanjut dengan sambutan Kepala SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Bapak Suwarto, S.T., M.T., serta perwakilan Monumen Pers Nasional, Bapak Kuncoro Marhendro Suryo. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih jauh keberadaan Monumen Pers Nasional sebagai lembaga yang berperan dalam melestarikan sejarah dan perkembangan pers di Indonesia.
Salah satu agenda utama dalam MGTS 2026 adalah seleksi Duta Monumen Pers Nasional SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar. Sebanyak enam siswa mengikuti proses seleksi, yaitu Patria Jalu Respati, Nike Indah Kurmawiati, Ilham Dwi Nur Hidayat, Eka Irni Lestari, Atsaal Hauzaan Mu'an, dan Elvia Nurhartanti. Para peserta mengikuti tahapan penilaian untuk menentukan siswa yang akan menjadi perwakilan Monumen Pers Nasional di lingkungan sekolah.
Berdasarkan hasil seleksi, Eka Irni Lestari dan Atsaal Hauzaan Mu'an terpilih sebagai Duta Monumen Pers Nasional SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar tahun 2026. Keduanya diharapkan dapat mengambil peran dalam memperkenalkan Monumen Pers Nasional kepada teman sebaya serta mendorong pelajar untuk lebih memahami sejarah pers Indonesia dan pentingnya mengakses informasi secara kritis.
Rangkaian acara juga diwarnai pertunjukan Reog Gondang yang menghadirkan unsur seni dan budaya dalam kegiatan sekolah. Selain menjadi hiburan bagi peserta, penampilan ini turut memberikan variasi dalam rangkaian acara yang menggabungkan edukasi dengan apresiasi terhadap seni.
Agenda selanjutnya diisi dengan sosialisasi mengenai profil, sejarah, dan program Monumen Pers Nasional, termasuk pengenalan Monumen Pers Nasional Surakarta. Penyampaian materi dikemas melalui permainan interaktif Games on the Spot agar siswa dapat terlibat secara aktif selama kegiatan berlangsung. Melalui pendekatan ini, pengenalan sejarah pers diharapkan menjadi pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami oleh para peserta.
Tidak hanya menghadirkan materi edukasi, MGTS 2026 juga menyuguhkan drama bertema “Menangis karena Olah Manusia” yang mengangkat isu penolakan geothermal. Pertunjukan ini menjadi salah satu bagian hiburan dalam kegiatan sekaligus menghadirkan tema sosial dan lingkungan di hadapan para siswa.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemilihan dan pelantikan Duta Monumen Pers Nasional SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar. Terpilihnya Eka Irni Lestari dan Atsaal Hauzaan Mu'an diharapkan menjadi awal bagi keterlibatan keduanya dalam mendukung pengenalan Monumen Pers Nasional serta memperluas wawasan literasi media di lingkungan sekolah.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan, Monumen Pers Nasional dan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar juga melaksanakan penyerahan vandel serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Agenda tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama dalam bidang edukasi dan pengembangan wawasan siswa, khususnya mengenai sejarah pers dan literasi media.
Menjelang akhir acara, penampilan musik menjadi hiburan penutup sebelum seluruh rangkaian MGTS 2026 diakhiri oleh pembawa acara. Berbagai agenda yang diselenggarakan sepanjang kegiatan memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan sekaligus menikmati pengalaman belajar melalui interaksi dan pertunjukan.
Melalui MGTS 2026 di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Monumen Pers Nasional berharap pengenalan sejarah pers dapat menjangkau lebih banyak generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya memeriksa kebenaran informasi, memahami peran media, serta menggunakan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Kehadiran Duta Monumen Pers Nasional dari kalangan pelajar diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan siswa sebagai penggerak literasi di lingkungan sekolah, pemahaman mengenai sejarah pers dan kecakapan dalam menyikapi informasi diharapkan semakin berkembang di kalangan generasi muda.