Bupati Boyolali M Said Hidayat membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan di lapangan Desa Gunung, Kecamatan Simo, Rabu (08/05/2024)
BOYOLALI, solotrust.com - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan di Desa Gunung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Kegiatan pembangunan melibatkan anggota TNI dan warga masyarakat Desa Gunung mulai Rabu (08/05/2024) hingga Kamis (06/06/2024).
Pembukaan TMMD di lapangan desa setempat dihadiri Bupati Boyolali M Said Hidayat dan Komandan Kodim (Dandim) 0724 Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo.
Dandim menjelaskan luas wilayah dalam program betonisasi jalan dengan panjang 200 meter, lebar 3,5 meter, dan tebal 0,12 meter. Adapun betonisasi jalan dengan panjang 1.010 meter, lebar tiga meter dan tebal 0,12 meter serta talud jalan dengan volume 175 meter kubik. Selain menyasar pembangunan fisik, TMMD juga menyasar pada kegiatan nonfisik.
“Ini adalah bentuk sinergitas pemerintah daerah, Kodim 0724 Boyolali, dan Polres Boyolali bersama masyarakat untuk mempercepat pembangunan, khususnya di Desa Gunung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (08/05/2024).
Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo berharap dengan pembangunan ini nantinya masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang sudah terbangun agar dapat digunakan dalam jangka waktu cukup lama.
Bupati Boyolali, M Said Hidayat menekankan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan semua elemen masyarakat. Adanya langkah kebersamaan ini diharapkan pembangunan di Boyolali dapat dilakukan dengan baik. Selain itu, pembangunan jalan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat.
“Harapan kita apa yang dibangun dari TMMD tahun ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Akhirnya nanti dapat dimanfaatkan dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya Desa Gunung dan sekitar Simo,” harap bupati.
Salah satu masyarakat Desa Gunung, Sularto mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dan TNI telah membangun jalan di desanya. Berkat kegiatan TMMD, akses transportasi menuju wilayah sekitar menjadi lebih mudah.
“Sangat senang sekali. Nanti pengerjaannya gantian per RT setiap hari,” katanya.
Ada tiga sumber dana digunakan dalam kegiatan ini. Selain anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp230 juta, dana juga berasal dari APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp500 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp72.943.000 sehingga totalnya Rp802.943.000.
Dalam kesempatan itu diserahkan bingkisan berupa bantuan paket sembilan bahan pokok (Sembako) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali kepada puluhan masyarakat di Desa Gunung. (jaka)
