Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono bersama Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman melakukan peletakan batu dalam TMMD Sengkuyung Tahap I di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Selasa (10/02/2026). (Foto: Dok. solotrust.com/Mutiara Agustina)

SOLO, solotrust.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Kodim 0735/Surakarta resmi dibuka di halaman SDN Mijipinilihan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Selasa (10/02/2026) pagi. Kegiatan ditandai upacara pembukaan, pembagian sembako, serta peletakan batu pertama sebagai awal pengerjaan sasaran fisik berupa perbaikan saluran drainase.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bersama Kodim 0735 Surakarta memprioritaskan Joyotakan karena wilayah ini kerap terdampak genangan saat musim hujan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta, Budi Murtono, mengatakan fokus utama TMMD kali ini adalah pembenahan saluran drainase agar persoalan genangan dapat teratasi secara permanen.

“Joyotakan menjadi prioritas karena setiap hujan masih terjadi genangan. Melalui perbaikan saluran ini, kami ingin masalah itu bisa diselesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Budi Murtono menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga menjadi kunci keberhasilan program. Bahkan, hasil awal pengerjaan mulai terlihat.

“Tadi malam hujan, genangan sudah jauh berkurang. Warga juga siap ikut menjaga dan memelihara saluran supaya fungsinya tetap optimal,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, menegaskan TMMD merupakan bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya saat kondisi darurat, namun juga dalam pembangunan.

“Kami ingin program ini benar benar memberi manfaat. Konstruksi dikerjakan terukur, elevasi dihitung dengan tepat, dan kami berkoordinasi dengan PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) serta masyarakat,” jelasnya.

Menurut Letkol Inf Arief Handoko Usman, pengukuran dari titik awal hingga akhir menunjukkan selisih elevasi sekira satu meter sehingga aliran air diharapkan lebih lancar dan mencegah genangan. Tahun ini, Kodim menargetkan empat tahap TMMD dilaksanakan setiap tiga bulan dengan lokasi berdasarkan skala prioritas kebutuhan warga.

Melalui kolaborasi lintas sektor, TMMD diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

*) Reporter: Arien Gita Maharani/Mutiara Agustina