Ilustrasi. (Poxabay).
SOLO, solotrust.com — Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.
Meski demikian, tekanan darah dapat dikendalikan melalui perubahan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Melansir dari berbagai sumber, berikut lima tips yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
1. Kurangi Konsumsi Garam
Konsumsi garam secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Karena itu, penderita hipertensi disarankan membatasi makanan tinggi natrium, seperti mi instan, makanan kaleng, keripik asin, ikan asin, serta makanan olahan.
Sebagai panduan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi garam kurang dari 5 gram per hari untuk orang dewasa, atau sekitar satu sendok teh dari seluruh sumber makanan.
2. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran
Pola makan sehat berperan penting dalam membantu mengendalikan tekanan darah. Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta sumber protein rendah lemak.
Pisang, jeruk, bayam, dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan makanan yang mengandung kalium. Namun, orang dengan gangguan ginjal atau yang mengonsumsi obat tertentu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan asupan kalium.
3. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Pilih olahraga ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau berenang.
Usahakan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu, sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan. Bagi yang baru memulai olahraga, lakukan secara bertahap.
4. Jaga Berat Badan dan Hindari Rokok
Berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Menjaga berat badan tetap sehat melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik bisa membantu mengendalikan tekanan darah.
Selain itu, hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol. Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, sementara konsumsi alkohol berlebihan juga dapat memperburuk hipertensi.
5. Periksa Tekanan Darah dan Minum Obat Sesuai Anjuran
Penderita hipertensi perlu memantau tekanan darah secara berkala, baik di fasilitas kesehatan maupun di rumah menggunakan alat pengukur tekanan darah yang tervalidasi.
Jika dokter telah meresepkan obat antihipertensi, konsumsi sesuai petunjuk. Jangan mengurangi dosis atau menghentikan obat hanya karena tekanan darah sudah kembali normal tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga pemeriksaan rutin tetap penting meskipun tubuh terasa sehat.
