Anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Fraksi Gerindra, Danang Tri Sasongko, menyerap aspirasi kelompok penyandang disabilitas dalam kegiatan reses masa sidang ketiga periode September-Desember 2026 di Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Minggu (18/10/2026)

BOYOLALI, solotrust.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali dari Fraksi Gerindra, Danang Tri Sasongko, menyerap aspirasi kelompok penyandang disabilitas dalam kegiatan reses masa sidang ketiga periode September-Desember 2026 di Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Minggu (18/10/2026).
 
Dalam kegiatan itu, salah satu aspirasi disampaikan kelompok disabilitas adalah harapan agar mereka memperoleh kesempatan bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai kemampuan masing-masing.
 
Danang Tri Sasongko mengatakan, dirinya akan berupaya menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat kepada pihak terkait, termasuk mengenai bantuan yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan penerima.
 
“Ada bantuan yang masih belum sesuai dengan yang diinginkan. Alat yang diberikan juga belum sesuai kebutuhan. Saya selaku anggota DPRD akan menyampaikan hal ini kepada pihak terkait,” ungkapnya kepada wartawan.
 
Selain persoalan bantuan, Danang Tri Sasongko menyoroti keinginan kelompok disabilitas untuk mendapatkan akses pekerjaan. Menurutnya, penyandang disabilitas perlu memperoleh kesempatan bekerja dengan mempertimbangkan kemampuan dan kondisi masing-masing.
 
Danang Tri Sasongko mengaku akan berupaya menjalin komunikasi dengan pihak pengelola SPPG di Boyolali untuk menyampaikan aspirasi tersebut.
 
“Saya ingin bertemu dengan pihak yang memiliki SPPG di Boyolali. Harapannya, teman-teman disabilitas bisa mendapatkan kesempatan bekerja sesuai kemampuan mereka,” bilangnya.
 
Danang Tri Sasongko berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga penyandang disabilitas memiliki peluang lebih luas untuk berpartisipasi dalam dunia kerja.
 
Sementara itu, Ketua Kelompok Disabilitas Karya Manunggal Kecamatan Sambi, Bayu, menyampaikan kelompoknya memiliki 250 anggota, dengan kurang lebih 70 orang yang masih aktif.
 
Ia mengapresiasi pelibatan kelompok disabilitas dalam kegiatan reses anggota dewan. Kesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat menjadi pengalaman yang disambut antusias para anggota.
 
“Jujur, teman-teman sangat antusias karena baru kali ini kami dilibatkan dalam kegiatan seperti ini,” ungkap Bayu. 
 
Diharapkan, perhatian terhadap penyandang disabilitas tak berhenti pada penyerapan aspirasi, namun juga diwujudkan melalui kesempatan kerja secara nyata.
 
Bayu menjelaskan, sebagian anggota kelompoknya masih menghadapi kendala untuk memperoleh pekerjaan. Kondisi itu semakin menantang bagi anggota berusia lanjut maupun mereka yang membutuhkan pekerjaan disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.
 
Karena itu, ia berharap semakin banyak perusahaan dan penyedia layanan membuka peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas. Bayu juga menyampaikan terima kasih kepada Danang Tri Sasongko atas perhatian dan kesempatan diberikan kepada kelompok disabilitas di Kecamatan Sambi untuk menyampaikan kebutuhan serta harapan mereka.
 
Melalui kegiatan reses ini, aspirasi mengenai kesesuaian bantuan dan perluasan akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah serta pihak terkait di Kabupaten Boyolali. (jaka)