Anies Baswedan disebut tidak memiliki momentum saat ini untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. (Foto: Instagram/@official_nasdem)

Solotrust.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh menyatakan Anies Baswedan tidak memiliki momentum saat ini untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
 
"Iya, jelas itu, saya sudah beritahu Pak Anies. Pak Anies, Anda sebagai adik ini bukan momen Anda untuk maju pada Pilkada Jakarta Raya. Kita cari momentum yang lebih tepat lagi ke depan. Ada pemahaman itu," kata Surya Paloh setelah berkunjung ke kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/08/2024), dikutip dari sebuah sumber.
 
Surya Paloh menyatakan, kedatangannya ke kediaman presiden terpilih itu memperjelas posisi Nasdem. Partai ini bertekad mendukung pemerintahan Prabowo Subianto ke depan.
 
“Nasdem jelas bertekad dengan seluruh daya upaya yang ada, apa yang dimilikinya berkepentingan untuk menyukseskan pemerintahan ini. Saya juga mengatakan, mudah-mudahan Nasdem bukan sebagai faktor yang menambah beban. Insyaa Allah mudah-mudahan dia bagian yang meringankan,” tambahnya.
 
Untuk diketahui, mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan telah mendapatkan dukungan dari Partai Nasdem untuk kembali maju dalam Pilkada 2024. Namun, tidak dinyatakan dalam suatu surat keputusan resmi, melainkan hanya secara lisan.
 
Sebagai informasi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelumnya mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta pada 25 Juni 2024.
 
Menurut juru bicara PKS, M Kholid, Anies Baswedan telah melewati batas 40 hari diberikan PKS untuk memastikan kapal Anies-Sohibul dapat berlayar. Kholid bahkan menyatakan waktu 40 hari seharusnya cukup bagi Anies Baswedan untuk mencari dukungan. 
 
"Sebenarnya, tenggat waktu 40 hari, yakni sejak 25 Juni deklarasi pasangan Anies-Sohibul Iman adalah waktu yang seharusnya cukup bagi Mas Anies untuk sama-sama mengusahakan agar tiket ini berlayar," ujar Kholid, Rabu (07/08/2024) malam.
 
PKS belakangan memberikan sinyal batal mengusung Anies Baswedan dan sebaliknya bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju. Kendati demikian, sampai saat ini PKS masih dianggap sebagai satu-satunya partai sepenuhnya mendukung Anies Baswedan. (Vania Salsabila)