Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang mengenalkan wajah baru tonggak demokrasi bangsa lima tahun ke depan, Jumat (25/08/2023). (Foto: Dok. Istimewa)

SEMARANG, solotrust.com -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang mengenalkan wajah baru tonggak demokrasi bangsa lima tahun ke depan, Jumat (25/08/2023).
 
Pascadilantiknya anggota Bawaslu Kota Semarang pada 19 Agustus 2023 di Jakarta menjadi angin segar bagi Sekretariat Bawaslu Kota Semarang untuk mengawal tahapan pemilu 2024 yang masih berjalan hingga pemungutan suara pada 14 Februari 2024.
 
Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman, saat ditemui menjelaskan pelantikan berjalan lancar. Setelah pelantikan, anggota terpilih secara langsung melakukan pleno untuk mengisi susunan koordinator divisi periode 2023-2028.
 
“Setelah pelantikan langsung melakukan pleno untuk menentukan koordinator divisi agar sepulang dari Jakarta bisa langsung tancap gas mengawasi tahapan pemilu 2024,” ungkap Arief Rahman.
 
Lebih lanjut, pihaknya juga mengenalkan satu per satu anggota terpilih, di antaranya Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi dan Wakil Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, V Silvania Susanti
 
Wanita akrab disapa Mbak Silva ini sebelumnya aktif menjadi Ketua PPS Kelurahan Pleburan 2004 dan Ketua PPK Semarang Selatan 2005, 2009, 2014, baik pemilu presiden maupun legislatif.
 
Selain itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Banyumanik, Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani juga dilantik menjadi anggota Bawaslu Kota Semarang Periode 2023-2028. 
 
Wanita muda ini dimandatkan menjadi  koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa serta wakil koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi. 
 
Maria Goreti juga pernah menjadi anggota Panwaslu Kecamatan Gajahmungkur pada pemilihan wali kota (Pilwakot) Semarang 2020 dan ketua Panwaslu Kecamatan Banyumanik Pemilu 2024.
 
Arief Rahman juga menjelaskan, anggota Bawaslu Kota Semarang periode 2023-2028 didominasi keterwakilan wanita karena dari lima anggota terpilih terdapat tiga wanita dan dua pria.
 
Srikandi selanjutnya adalah Euis Noor Faoziah, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan. Ia juga menjadi wakil koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat. 
 
Wanita kelahiran Brebes ini juga pernah aktif menjadi surveyor quick count pemilu 2014. Memiliki latar belakang akademis di bidang pendidikan, Euis Noor Faoziah dinilai tepat mengampu divisi tersebut. 
 
Punggawa pengawas selanjutnya, yakni Dwijaya Samudra Suryaman yang merupakan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Ia juga menjabat wakil koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan. 
 
Dwijaya Samudra Suryaman sebelumnya pernah aktif sebagai KPPS pilkada Jawa Tengah 2017, KPPS pemilu 2019, PPDP pilwakot Semarang 2020, KPPS pilwakot 2020, dan anggota Panwaslu Kecamatan Semarang Utara pemilu 2024.
 
Arief Rahman berharap adanya formasi baru ini akan menjadi fondasi kuat untuk mengawal proses demokrasi bangsa melalui pemilu 2024.
 
“Wajah baru ini nantinya harus cepat beradaptasi dan mengejar tahapan yang sudah berjalan cukup jauh," harap Arief Rahman.