Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah kekeringan, Selasa (19/09/2023).

BOYOLALI, solotrust.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah kekeringan, Selasa (19/09/2023). 
 
Ketua Baznas Boyolali, Jamal Yazid, menjelaskan bantuan air bersih sebanyak 50 tangki didistribusikan ke tiga kecamatan, yakni Wonosegoro, Wonosamodro, dan Tamansari dengan anggaran sebesar Rp32,5 juta.
 
“Bantuan air bersih sebanyak 50 tangki. Dana bersumber dari zakat para aparatur sipil negara (ASN) Boyolali. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menyelesaikan persoalan di sana. Ini persoalan kemanusiaan dan menjadi prioritas utama,” katanya.
 
Bupati Boyolali, M Said Hidayat menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan kegotongroyongan semua stakeholder untuk memberikan penyelesaian masalah kekeringan di wilayahnya.
 
“Pemerintah Boyolali menyampaikan terima kasih dan semoga doa kita semua kekeringan segera berakhir. Semangat kegotongroyongan ini terus kita tanamkan, sehingga apa yang kita hadapi dapat  memberikan solusi terbaik bagi masyarakat Boyolali,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Suratno, menyebutkan terdapat enam kecamatan terdampak kekeringan dan kini meluas di empat kecamatan.
 
“Enam kecamatan yang sejak awal ditetapkan ada Kemusu, Wonosegoro, Wonosamodro, Juwangi, Musuk, Tamansari, bertambah lagi Selo dan Cepogo, Gladagsari, dan Andong,” urainya.
 
Tercatat hingga 19 September 2023 telah terdistribusikan bantuan air bersih sebanyak 325 tangki untuk 27 desa di sepuluh kecamatan.
 
“Harapannya dengan bantuan air bersih ini masyarakat dapat terbantu, paling tidak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih,” pungkasnya. (jaka)