Suasana senam pagi di Car Free Day Kota Surakarta, Minggu (12/07/2026).
SOLO, solotrust.com-Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Surakarta kembali dipadati masyarakat pada Minggu pagi (12/07/2026). Digelar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga memanfaatkan kawasan bebas kendaraan dengan menikmati berbagai hiburan dan kuliner yang tersedia.
Suasana CFD berlangsung semarak dengan kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia. Beragam aktivitas terlihat mewarnai kawasan tersebut, seperti jalan santai, jogging, bersepeda, senam bersama, hingga bermain bersama keluarga.
Selain menjadi ruang olahraga, CFD juga menjadi wadah bagi komunitas dan instansi untuk menggelar kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah atraksi flying fox yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta di kawasan Simpang Empat Ngarsopuro dalam rangka peluncuran Satgas RES-Q. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang tengah menikmati suasana CFD.
Salah seorang pengunjung, Azizah, warga Karanganyar, mengaku tertarik datang ke kawasan CFD setelah melihat atraksi yang diselenggarakan Damkar. Meski kini sudah tidak sesering dahulu untuk mengunjungi CFD, ia mengaku kegiatan tersebut membuatnya kembali datang untuk menyaksikan secara langsung.
“Kalau ke sini sekarang sudah jarang, dulu sering. Tadi saya lihat ada kegiatan Damkar, ada flying fox di jalan Ngarsopuro, jadi langsung tertarik datang ke sini sama anak-anak,” ujar Azizah.
Pengunjung lainnya, Lilis, warga Kota Surakartamengatakan, dirinya memanfaatkan Car Free Day sebagai tempat untuk berjalan-jalan sekaligus melepas penat setelah menjalani rutinitas.
“Sebelumnya belum pernah kesini, ternyata tempatnya seru enak buat jajan-jalan, sekalian refreshing,” tutur Lilis.
Selain menyuguhkan berbagai kegiatan, CFD juga menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menawarkan beragam produk makanan, minuman, kerajinan, hingga kebutuhan masyarakat. Kehadiran para pedagang turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal setiap pekan.
Bagi masyarakat, CFD tidak hanya menjadi kesempatan untuk menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan. Banyak keluarga memilih menghabiskan waktu bersama sambil menikmati udara pagi dan suasana Kota Surakarta yang lebih nyaman tanpa lalu lintas kendaraan bermotor.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, Solo Car Free Day berlangsung dengan tertib dan kondusif, Antusiasme masyarakat terus tinggi menunjukkan bahwa kegiatan ini telah menjadi salah satu agenda rutin favorit warga Surakarta untuk berolahraga, berkreasi, sekaligus menikmati ruang publik bersama keluarga dan komunitas.
(Penulis: Diani, Intan, Rieke)
