Silaturahmi warga Muhammadiyah bersama Agus Irawan-Dwi Fajar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Boyolali, Sabtu (07/09/2024)

BOYOLALI, solotrust.com - Dukungan untuk pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Boyolali Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana terus mengalir dari berbagai kalangan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Terkini, dukungan datang dari warga Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali. 
 
Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali, Ali Muhson ketika silaturahmi warga Muhammadiyah bersama Agus Irawan-Dwi Fajar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Boyolali, Sabtu (07/09/2024).
 
Dukungan Muhammadiyah ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, Muhammadiyah punya kesamaan visi dan misi dengan pasangan Agus Irawan-Dwi Fajar. 
 
”Insyaa Allah, kami Muhammadiyah Boyolali memberikan dukungan kepada pasangan Agus-Fajar untuk bisa menjadi bupati dan wakil bupati Boyolali,” paparnya.
 
Diutarakan, perubahan menjadi komitmen yang didukung Muhammadiyah. Pasalnya, sudah saatnya di Boyolali dilakukan perubahan menyeluruh, baik sistem pemerintahan, keadilan dan mengayomi seluruh masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan (Ormas).
 
Muhammadiyah punya pengalaman pahit terhadap sistem pemerintahan Boyolali sejak 2005 silam. Bupati Boyolali tak pernah hadir dalam acara-acara digelar Muhammadiyah. Bahkan acara sebesar musyawarah daerah (Musda), bupati pun tak pernah hadir secara pribadi.
 
Muhammadiyah seperti tak pernah mendapatkan pengakuan dari pemerintah kabupaten (Pemkab). Salah satunya terlihat dari dana hibah ke Muhammadiyah yang tak adil dengan ormas lainnya. 
 
Jika ormas lain mendapatkan gelontoran dana hingga ratusan juta, namun hibah ke Muhammadiyah Boyolali hanya puluhan juta. Karenanya, kehadiran pasangan Agus-Fajar bak oasis di tengah padang pasir.
 
Agus Irawan punya komitmen untuk mengakui dan mempertimbangkan Muhammadiyah Boyolali. Bahkan sebelum menggandeng Dwi Fajar Nirwana, dirinya pernah menginginkan calon wakilnya dari Muhammadiyah. 
 
“Beliau itu mau silaturahim sebagai bentuk kerendahan hati, maka kami dukung,” kata Ali Muhson. 
 
Untuk diketahui, jumlah warga Muhammadiyah di Boyolali saat ini mencapai lebih dari 50 ribu pemilih. 
 
“Sekarang ini sudah kami bangun loyalitas, Insyaa Allah nanti loyal. Jadi ketika saya bicara mendukung, saya kira semuanya ikut,” tukasnya. (jaka)