HIMPERRA DPC 4 Solo Raya menggelar HIMPERRA Property Expo 2026 di atrium Solo Square. Pameran berlangsung 22 hingga 26 Agustus 2026 mempertemukan puluhan pengembang dengan calon konsumen serta mitra perbankan dan sektor pendukung properti

SOLO, solotrust.com - Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) DPC 4 Solo Raya menggelar HIMPERRA Property Expo 2026 di atrium Solo Square. Pameran berlangsung 22 hingga 26 Agustus 2026 mempertemukan puluhan pengembang dengan calon konsumen serta mitra perbankan dan sektor pendukung properti.
 
Ketua DPC 4 HIMPERRA Solo Raya, Sigit Sugih Harjo, mengatakan pameran digelar bertepatan dengan sejumlah momentum, yakni hari ulang tahun (HUT) kedelapan HIMPERRA, Hari Kemerdekaan RI, serta Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Tercatat dari total 128 anggota DPC 4 HIMPERRA Solo Raya, sebanyak 86 anggota aktif menyediakan ribuan unit hunian untuk masyarakat.
 
“Pencapaian akad kami pada 2025 mencapai 1.660 unit. Saat ini masih tersedia 4.082 unit. Kami optimistis dan terus berkolaborasi dengan asosiasi agen properti serta supplier material untuk mempercepat penjualan, sekaligus menyukseskan Program Nasional 3 Juta Rumah,” kata Sigit Sugih Harjo.
 
Ketua Panitia HIMPERRA Property Expo 2026, Muhammad Zulfikar Waqid, mengatakan kegiatan ini menjadi pameran properti pertama diselenggarakan HIMPERRA secara nasional.
 
Menurutnya, pameran tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan transaksi penjualan rumah, namun juga menjadi ruang edukasi dan kolaborasi antara pengembang, perbankan, pemasok material, asosiasi properti, dan masyarakat.
 
“Kami berharap pameran ini menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan memberikan dampak positif bagi industri properti di Jawa Tengah,” harapnya.
 
Sebanyak 26 pengembang ikut ambil bagian dalam HIMPERRA Property Expo 2026. Produk ditawarkan juga beragam, mulai dari tanah kavling, rumah subsidi, hingga hunian kelas menengah dan mewah.
 
Dorong Masyarakat segera Membeli Rumah 
 
Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menilai periode menjelang akhir tahun menjadi momentum baik bagi masyarakat untuk merealisasikan pembelian rumah. Ia menyebut, sejumlah kebijakan pemerintah masih memberikan kemudahan bagi calon pembeli, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
“Tahun ini HIMPERRA menargetkan penjualan secara nasional hingga mendekati 70 ribu unit. Saat ini momentum sangat tepat untuk membeli rumah karena didukung berbagai kemudahan, seperti skema pembiayaan angsuran MBR yang terjangkau, insentif PPN DTP seratus persen untuk hunian menengah hingga Rp2 miliar, serta pembebasan biaya BPHTB di beberapa daerah,” jelas Ari Tri Priyono.
 
Jateng Targetkan 15 Ribu Unit 
 
Sementara itu, Ketua DPD HIMPERRA Jawa Tengah, Sugiyatno, menyampaikan pihaknya menargetkan realisasi penjualan hingga 15 ribu unit rumah di 35 kabupaten/kota sepanjang 2026. Target ini meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 9.900 unit. 
 
Khusus wilayah Solo Raya, masih tersedia 3.000 unit dengan target akad hingga akhir tahun mendekati 4.000 unit. Tak hanya mengejar transaksi, HIMPERRA juga menunjukkan kontribusi sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
 
Dalam pembukaan HIMPERRA Property Expo, DPD HIMPERRA Jawa Tengah menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp25 juta untuk masing-masing unit di empat wilayah, yakni Kabupaten Grobogan, Kendal, Boyolali, dan Kota Solo.
 
“Bantuan ini merupakan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam kemudahan perizinan dan dukungan insentif pembebasan BPHTB. HIMPERRA tidak hanya berbisnis, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi sosial bagi daerah,” tegas Sugiyatno.
 
Pemkot Solo Apresiasi Expo Properti 
 
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Solo, Nico Agus Putranto, mengapresiasi penyelenggaraan HIMPERRA Property Expo. Menurutnya, sektor perumahan memiliki efek berantai terhadap berbagai bidang ekonomi, mulai dari konstruksi, material bangunan, tenaga kerja hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 
“Pembangunan perumahan menggerakkan sektor konstruksi, material, tenaga kerja, hingga UMKM. Kami berharap expo ini menjadi solusi penyediaan hunian inovatif, berkualitas, terjangkau, serta tetap memerhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keberlanjutan bagi masyarakat Solo Raya,” tutur Nico Agus Putranto.
 
Melalui HIMPERRA Property Expo 2026, pengembang berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi mengenai pilihan hunian, sekaligus mendapatkan akses pembiayaan sesuai kemampuan. (add)