Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengembangan branding serta pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Tejo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur pada 27 Februari 2026
NGAWI, solotrust.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengembangan branding serta pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Tejo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur pada 27 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu memperkuat identitas produk, sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.
Perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Ngawi, Anita Deni Arganingrum yang hadir sebagai pemateri menyampaikan pentingnya penguatan identitas produk bagi pelaku usaha kecil agar mampu bersaing di pasar yang semakin terbuka.
“Branding bukan hanya sekadar memberi nama produk, tetapi bagaimana pelaku usaha membangun identitas, kepercayaan, dan nilai tambah dari produknya. Dengan branding baik dan kemasan menarik, produk UMKM akan lebih mudah dikenal dan memiliki daya saing,” ujar Anita Deni Arganingrum.
Selain membahas branding, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha serta pemanfaatan media sosial dan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Melalui pendekatan tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Mahasiswa KKN UNS terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Ngawi, kami berharap pelaku UMKM di Desa Keniten, khususnya Dusun Tejo dapat memperoleh pengetahuan lebih komprehensif mengenai pengembangan usaha, terutama dalam hal branding dan pemasaran digital,” ucap Eka Ririn Marantika.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang hadir. Mereka mengaku memperoleh wawasan baru mengenai strategi pengembangan usaha lebih adaptif terhadap perkembangan pasar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Keniten dapat semakin percaya diri dalam mengembangkan produk lokal serta mampu meningkatkan daya saing ekonomi desa secara berkelanjutan.
Penulis: Kelompok 99 KKN Tematik UNS
