LAZ Sukoharjo Peduli secara resmi melaksanakan peresmian Program Sumur Bor di Dukuh Tengklik, Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari, Kamis (20/11/2025). (Foto: Dok. solotrust.com/Shintia Maharani)
SUKOHARJO, solotrust.com - LAZ Sukoharjo Peduli secara resmi melaksanakan peresmian Program Sumur Bor di Dukuh Tengklik, Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan. Peresmian ini dilakukan pada Kamis (20/11/2025) dengan penandaan simbolis melalui pemasangan prasasti sebagai tanda serah terima pemanfaatan sumur kepada warga setempat.
Pengeboran sumur hingga kedalaman 80 meter ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZ Sukoharjo Peduli dengan Baitul Maal Muamalat (BMM) DIY, Bea Cukai Surakarta, SAJ sedekah sehari seribu (S3), dan para donatur yang bersama-sama mendukung penyediaan akses air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat Tengklik.
Manager Umum LAZ Sukoharjo Peduli, Retno Listyani berharap hadirnya sumur bor ini dapat menjadi langkah awal bagi warga Dukuh Tengklik dan sekitarnya untuk berkembang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
“Sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat secara berkelanjutan," sambungnya.
Acara peresmian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga, di mana aspirasi dan harapan untuk pemanfaatan sumur di masa depan disampaikan dengan antusias. Perwakilan warga, Santoso, mengungkapkan rasa syukurnya atas terwujudnya program sumur bor ini.
"Selama ini, kesulitan mendapatkan air bersih menjadi persoalan utama kami. Adanya sumur bor ini, kami yakin akan mempermudah kehidupan sehari-hari serta membuka peluang untuk pemberdayaan masyarakat lebih luas lagi," ujarnya.
LAZ Sukoharjo Peduli kembali mengajak semua pihak untuk terus menjaga aliran kebaikan ini agar kebermanfaatan program dapat terus mengalir dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran sumur bor menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengatasi tantangan kekurangan air bersih dan membuka jalan bagi pembangunan sosial ekonomi berkelanjutan di wilayah sekitar Dukuh Tengklik.
*) Reporter: Annisa Luthfi Afifah/Shintia Maharani
