Momen pertandingan PSS Sleman dengan Persik Kediri di Stadion Manahan Solo, Senin (19/08/2024). (Foto: Instagram/@persikfcofficial)
Solotrust.com - Pertarungan sengit di pekan kedua Liga 1 2024/2025 kembali memanas. Kali ini, Stadion Manahan Solo menjadi saksi bisu saat PSS Sleman harus menerima kenyataan pahit setelah digasak Persik Kediri dengan skor telak 0-2 pada Senin (19/08/2024).
Sejak awal, Persik Kediri sudah menunjukkan mereka bukan tim yang datang untuk main-main. Kendati kalah dalam penguasaan bola, pasukan Marcelo Rospide bermain dengan strategi jitu dan efektif.
Hasilnya, Ramiro Ezequiel Fergonzi, sang predator di lini depan, tak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan. Hanya 17 menit, umpan cantik dari Al Hamra Hehanussa berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Fergonzi. Gol pertama pun tercatat di papan skor dan Persik unggul 1-0.
PSS Sleman tak mau dipermalukan di kandang sendiri, mencoba bangkit dan mengatur serangan balik. Pergantian pemain dilakukan untuk menyuntikkan energi baru ke dalam tim.
Sementara, pertahanan Persik ternyata bukan main-main. Setiap usaha PSS untuk menyamakan kedudukan selalu kandas di tembok kokoh yang dibangun Macan Putih.
Babak kedua menjadi ajang pembuktian keperkasaan Persik Kediri. Ketika Elang Jawa semakin agresif menyerang, justru Persik kembali menggetarkan gawang mereka.
Kali ini giliran Mochammad Supriadi, pemain muda penuh talenta berhasil memanfaatkan serangan balik cepat dan menghujamkan bola ke gawang PSS pada menit ke-66. Skor 2-0 untuk Persik Kediri membuat suasana di stadion pun semakin memanas.
Usai laga, Marcelo Rospide, pelatih Persik yang tampak sumringah, memuji penampilan anak asuhnya.
“Saya merasa sangat senang. Kita tahu PSS Sleman tim yang bagus, apalagi mereka bermain di kandang, di depan suporternya. Di babak pertama mampu kami kuasai hingga cetak gol. Di babak kedua mereka tampil menyerang, tapi kami bisa atasi,” ujarnya penuh bangga.
Tak ketinggalan, Marcelo Rospide juga memberikan apresiasi khusus untuk Mochammad Supriadi.
“Kita tahu musim lalu Supriyadi masuk kategori usia 21 tahun. Sejak tahun kemarin dia sangat menantikan dukungan. Dengan dorongan tim pelatih yang selalu mendukungnya di setiap latihan, dia kini semakin siap dan matang,” pujinya.
Berkat kemenangan ini, Persik Kediri melesat naik ke posisi delapan klasemen. Sementara PSS Sleman semakin tenggelam di dasar klasemen dengan poin minus tiga, buntut dari sanksi yang mereka terima. (Renda Adi Puspaningrum)
