Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai menghadiri memorandum of understanding (MoU) alias nota kesepahaman dengan Huawei Indonesia terkait pengembangan Giga City di Kota Solo,Selasa (22/08/2023).

SOLO, solotrust.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana memaksimalkan pemanfaatan kawasan Solo Techno Park (STP). Selain sebagai pusat pengembangan bisnis bagi perusahaan-perusahaan kenamaan di Indonesia, tahun depan rencananya di STP akan dibangun rumah sakit dengan memanfaatkan dana hibah dari Uni Emirat Arab (UEA). 
 
Hal ini dikatakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai menghadiri memorandum of understanding (MoU) alias nota kesepahaman dengan Huawei Indonesia terkait pengembangan Giga City di Kota Solo,Selasa (22/08/2023). 
 
"STP ini sudah dibangun sejak lama, tapi mati suri, makanya kita maksimalkan pemanfaatannya," katanya. 
 
Pengembangan ini rencananya dilakukan tahun depan dengan pembangunan rumah sakit (RS) bertaraf internasional. Pembangunannya akan memanfaatkan dana hibah dari Uni Emirat Arab (UEA). Kini rumah sakit ini sudah dalam proses perizinan.
 
"Di belakang sini RS Emirates Hospital," sebut Gibran Rakabuming usai menandatangani MoU dengan Huawei Indonesia. 
 
Ia menjelaskan, saat ini kerja sama baru saja dilakukan di STP, yakni Giga City dengan Huawei. Sementara kerja sama lainnya sudah dilaksanakan, yakni dengan beberapa perusahaan kenamaan, seperti Shopee, GoTo, SKK Migas, Kripto, Mandiri, dan beberapa lainnya. 
 
Rencananya tahun depan akan ada penambahan rumah sakit hasil dana hibah dari UEA. Kendati demikian, Gibran Rakabuming belum memastikan kapan kepastian pembangunannya. 
 
"Rumah sakit yang di belakang tahun depan. Ini izin di kementerian sudah, nilai investasinya entar aja. MoU juga nanti saja, santai," ungkapnya. 
 
Sementara untuk pengembangan lainnya di STP, yakni akan memperbanyak kawasan-kawasan pelatihan. Dengan begitu nantinya dapat menjadi area pengembangan warga Solo agar lebih siap dengan dunia kerja. 
 
"Pelatihan-pelatihan di gedung depan juga perlu ditambah, tapi nanti saja, santai," tukas Gibran Rakabuming. (riz)