Persebi Boyolali sukses meraih kemenangan saat menjamu Wijaya Kusuma FC Cilacap pada leg pertama babak 16 besar Liga 4 Zona Jawa Tengah (Jateng) di Stadion Kebogiro Boyolali, Minggu (25/01/2026) sore

BOYOLALI, solotrust.com – Persebi Boyolali sukses meraih kemenangan saat menjamu Wijaya Kusuma FC Cilacap pada leg pertama babak 16 besar Liga 4 Zona Jawa Tengah (Jateng) di Stadion Kebogiro Boyolali, Minggu (25/01/2026) sore. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Pandanaran menang meyakinkan dengan skor 2-0.
 
Dua gol kemenangan Persebi seluruhnya diborong pemain bernomor punggung sepuluh, Joko Purnomo. Gol pertama lahir pada menit ke-40 babak pertama melalui eksekusi tendangan bebas yang cantik. Bola melengkung melewati pagar hidup dan bersarang di pojok kiri atas gawang Wijaya Kusuma FC.
 
Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persebi tetap tampil agresif dan terus menekan pertahanan tim tamu yang merupakan juara Grup G Liga 4 Zona Jateng.
 
Kerja keras Persebi akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-68. Joko Purnomo mencetak gol keduanya melalui sepakan mendatar mengarah ke pojok kiri bawah gawang, sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 2-0.
 
Pelatih Persebi Boyolali, Sri Hadi, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan dengan baik.
 
“Ini semua hasil kerja keras pemain yang selama ini menjalankan apa yang saya instruksikan,” kata Sri Hadi usai pertandingan.
 
Ia menambahkan, timnya akan segera mengalihkan fokus untuk menghadapi leg kedua babak 16 besar di kandang Wijaya Kusuma FC Cilacap, Rabu (28/01/2026).
 
Pertandingan sempat diwarnai tensi tinggi setelah tim pelatih Wijaya Kusuma FC melayangkan protes keras kepada wasit terkait keputusan kartu kuning untuk salah satu pemainnya. 
 
Wasit tercatat mengeluarkan total delapan kartu kuning, masing-masing lima untuk tim tamu dan tiga diberikan kepada Persebi Boyolali. Adapun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Persebi Boyolali tetap bertahan. (jaka)