Ilustrasi jemaah haji (Foto: Pixabay)

BENGKULU, solotrust.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menyebut ada dua jemaah calon haji dari wilayahnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit King Salman, Arab Saudi. Keduanya bernama Saidun Basirun (76) dari Kabupaten Bengkulu Selatan dan Syahrul Hadi (69) asal Kabupaten Kaur. 
 
Sebelumnya, Saidun Basirun menyebutkan kondisinya sempat lemah, hilang nafsu makan, hingga akhirnya dirawat di rumah sakit. Saidun Basirun dirawat selama tiga hari di rumah sakit dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 
 
Sementara Syahrul Hadi sempat mengeluh sesak napas hingga dirujuk ke rumah sakit dan dipulangkan ke penginapan setelah diberi obat. Sayang, kondisinya kian memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia saat berada di penginapan.
 
Menurut petugas kesehatan kelompok terbang (Kloter) Bengkulu, Abdul Wasik, keduanya memang memiliki riwayat penyakit. Kendati begitu, saat pemberangkatan haji, baik Saidun Basirun maupun Syahrul Hadi terpantau dalam kondisi sehat. 
 
“Pada hari pertama dirawat di ruang perawatan dan tiga hari selanjutnya karena semakin menurun beliau dirawat di ruang ICU,” terang Abdul Wasik, Kamis (15/05/2025), dikutip dari sebuah sumber.
 
Kematian tersebut disebabkan penurunan tekanan darah akibat infeksi bakteri dan kuman menyebar di seluruh tubuh. Jenazah kedua calon jemaah haji itu disalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, Kota Madinah.
 
Sekadar informasi, sebanyak 1.956 calon jemaah haji asal Bengkulu telah diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji. Tercatat dari total 1.956 calon jemaah haji, 80 orang di antaranya masuk ke dalam kategori lanjut usia (Lansia). (Aziza Aulia Sari)
 
*) Sumber