Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan logo, maskot, dan tema Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31.

SEMARANG, solotrust.com- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai, kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ Nasional, menjadi bukti Jawa Tengah tetap menjadi destinasi strategis, di tengah tantangan ekonomi dan tekanan fiskal.

Dia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tetap menunjukkan tren positif, dan didukung masuknya investasi yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, penyelenggaraan MTQ akan memperkuat posisi Jawa Tengah, sebagai tujuan kegiatan nasional dan internasional.

“MTQ akan memberikan efek berganda yang besar. Tidak hanya kegiatan religi, tetapi juga menggerakkan UMKM, pertukaran budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimis, penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 akan menjadi momentum memperkuat citra Semarang dan Jawa Tengah, sebagai daerah yang terbuka, religius, sekaligus memiliki daya tarik ekonomi dan budaya. Dengan peluncuran logo, maskot, dan tema tersebut, rangkaian persiapan menuju MTQ Nasional resmi dimulai.

“Harapannya, perhelatan ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga meninggalkan warisan nilai dan manfaat yang dirasakan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen menyampaikan, peluncuran identitas MTQ tersebut merupakan tanda dimulainya gelaran akbar MTQ Nasional ke-31 tahun 2026. Dijelaskan, logo merepresentasikan Gunungan dan Landmark Semarang, maskot mengusung karakter “Saqur” yakni Sahabat Qur’an, dan tema yang diusung adalah Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Indonesia Emas yang Berkeadilan.

“Secara teknis kami sudah menyiapkan. Dan nantinya juga banyak sekali acara-acara pendukung, untuk memeriahkan gelaran MTQ kali ini,” tandasnya.