ilustrasi. (net)

KLATEN, solotrust.com - Guna memaksimalkan peran serta aktif masyarakat dalam pemilu serentak 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah membentuk sejumlah forum, yakni Forum Rembug Warga, Pojok Pengawasan, Bawaslu Mendengar.
 
Hal ini disampaikan anggota Bawaslu Jateng Divisi SDM dan Organisasi Sri Sumanta dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Peran Aktif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu 2019 disebuah hotel di Klaten, Minggu (5/11/2017).
 
Menurut Sumanta, di era yang makin maju maka keterlibatan dan kritis masyarakat sangat dibutuhkan untuk antisipasi pelanggaran penyelenggaraan pemilu.
 
"Masyarakat semaksimal mungkin sebagai pengawas partisipatif pemilu. Tak hanya mengawasi, masyarakat juga diminta berani melapor ketika terjadi pelanggaran di lapangan," terangnya.
 
Tak hanya mengawasi, kata dia, masyarakat sebagai pengawas partisipatif juga berani melapor ketika terjadi pelanggaran pemilu. Masyarakat tidak perlu khawatir jika ingin melaporkan pelanggaran pemilu karena Bawaslu menjamin perlindungan untuk saksi dan korban. Bahkan Bawaslu telah menggandeng Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
 
”Ketika Bawaslu sudah mencanangkan pengawasan partisipatif. Sehingga kami sudah mendorong keberanian masyarakat untuk menjadi pengawas, melaporkan apa yang telah dilihat dan dialami. Kami pun bertanggungjawab dengan keberanian itu. Kami akan melakukan perlindungan semaksimal mungkin,” kata dia. (Jaka-A)